news-card-video
28 Ramadhan 1446 HJumat, 28 Maret 2025
Jakarta
chevron-down
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45

Iptu Tomi yang Hilang Saat Buru KKB Sempat Diingatkan Tak Lintasi Sungai Deras

18 Maret 2025 16:52 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Mantan Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Iptu Tomi Samuel Marbun. Foto: Dok. Keluarga
zoom-in-whitePerbesar
Mantan Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Iptu Tomi Samuel Marbun. Foto: Dok. Keluarga
ADVERTISEMENT
Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Ongky Isgunawan, menyebut sungai yang menjadi lokasi hanyutnya Kasatreskrim Polres Teluk Bintuni, Iptu Tomi Samuel Marbun, begitu deras. Sungai itu disebut masih 'perawan' atau bukan sungai yang kerap dilintasi warga.
ADVERTISEMENT
"Ini sungainya itu yang memang sungai masih perawan, tidak pernah dilewati oleh orang, hanya orang segelintir aja yang pernah melewati, jadi arusnya sangat deras," kata dia ketika dikonfirmasi pada Selasa (18/3).
Ketika itu, menurut Ongky, ada dua tim yang melakukan operasi memburu Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Tim pertama berhasil melewati derasnya arus sungai. Sementara, tim kedua yang diisi Tomi sempat dicegah untuk menyeberang. Namun, Tomi tetap bersikeras menerjang arus sungai dan terseret arus.
"Pak Tomi ini memutuskan untuk tetap menyeberang. Nah, di situ lah terseret arus. Memang pada saat itu, bulan November dan Desember itu sudah hujan di sini tinggi," ujar dia.
Ilustrasi sungai deras Rabu (12/12). Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi
Setelah berhasil menyeberang sungai, tim yang pertama melanjutkan perburuan terhadap KKB. Sementara itu, tim kedua yang belum melintasi sungai melakukan proses pencarian terhadap Tomi. Namun, sampai sekarang, Tomi belum berhasil ditemukan.
ADVERTISEMENT
"Orang-orang yang ada di lapangan di TKP juga kan melakukan pencarian. Orang yang ada di darat juga melakukan pencarian, baik dengan jalan kaki maupun dengan longboat yang pakai mesin," ucap dia.
Tomi dinyatakan hilang pada 18 Desember 2024. Istri Tomi, Ria Tarigan, menyebut cerita hilangnya sang suami terus berubah-ubah dari polisi. Selain itu, ia menemukan banyak kejanggalan selama proses pencarian.
Hilangnya Tomi ini pun sampai masuk ke ruangan sidang Komisi III DPR RI.
Hasil rapat dengar pendapat, Komisi III DPR RI meminta Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo Segera, membentuk tim pencari fakta dalam kasus ini. Berikut kesimpulan lengkap rapat tersebut:
1. Komisi III DPR RI meminta Kapolri untuk segera membentuk tim pencari fakta terkait hilangnya Iptu Tomi Samuel Marbun;
ADVERTISEMENT
2. Komisi III DPR RI meminta Polda Papua Barat untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan kembali terhadap hilangnya Iptu Tomi Samuel Marbun dengan upaya terbaik termasuk bekerja sama dengan seluruh pihak terkait lainnya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan;
3. Komisi III DPR RI meminta Polda Papua Barat untuk melakukan pengawasan dan evaluasi secara tuntas dan menyeluruh atas permasalahan terkait dengan hilangnya Iptu Tomi Samuel Marbun dan melaporkannya kepada pihak keluarga Iptu Tomi Samuel Marbun secara lengkap dan transparan.