Iring-iringan Trump Bikin New York Macet, Macron Terpaksa Jalan Kaki
·waktu baca 2 menit

Momen tak biasa terjadi di antara lalu lintas di New York City jelang Sidang Umum PBB ke-80. Presiden Prancis Emmanuel Macron harus tertahan kendaraannya karena iring-iringan Presiden AS Donald Trump hendak lewat.
Dikutip dari Reuters, Selasa (23/9), petugas polisi New York memberhentikan kendaraan yang ditumpangi Macron karena iring-iringan Trump hendak lewat. Namun bukannya marah, Macron malah memilih untuk menelepon Trump dan menceritakan peristiwa yang terjadi padanya saat itu.
"Saya minta maaf, Pak Presiden. Saya sangat minta maaf," kata seorang petugas kepolisian kepada Macron dalam video yang tersebar luas di media sosial.
Macron pun memilih berjalan kaki dan menyeberang jalan bersama anggota delegasinya.
"Hanya saja semua jalan macet sekarang. Ada iring-iringan mobil yang datang," kata petugas kepolisian itu lagi.
"Jika anda tidak melihatnya, biarkan saya menyeberang. Saya bernegosiasi dengan anda," kata Macron dengan nada bercanda.
Karena harus menunggu iring-iringan lewat, Macron pun menelepon Trump.
"Coba tebak, saya menunggu di jalan karena jalanan macet karena anda," kata Macron.
Dalam percakapan itu, Macron kemudian menyatakan ingin melakukan diskusi singkat dengan Trump dan Qatar terkait situasi di Gaza.
Sumber yang dekat dengan Macron mengkonfirmasi momen itu. Sumber itu menyebut percakapan berlangsung dengan hangat dan bersahabat, dan mereka mendiskusikan sejumlah topik internasional.
