Istri Dobrak Pintu Kamar dan Sempat Beri Nafas Buatan ke Jiro Inao

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Jiro Inao (Foto: Bagus Permadi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Jiro Inao (Foto: Bagus Permadi/kumparan)

Seorang warga negara Jepang, Jiro Inao, ditemukan meninggal dunia di kediamannya di kawasan Jurangmangu Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan, pada Selasa (21/3) sore. Jiro yang merupakan General Manager JKT48 itu ditemukan gantung diri di kamar mandi.

Istri Jiro, Reny Damayanti, merupakan orang yang pertama kali menemukan suaminya itu tergantung di kamar mandi. Reny sebelumnya merasa curiga lantaran suaminya itu tidak menjawab saat dipanggil.

Baca juga: General Manager JKT48 Gantung Diri karena Persoalan Beban Pekerjaan

Reny kemudian memutuskan untuk mendobrak pintu kamar mandi. "(Reny) yang dobrak pintu kamar mandi," kata salah satu saksi mata, Abdul (30), saat ditemui kumparan (kumparan.com) di lokasi, Rabu (22/3).

Karangan bunga di rumah Jiro Inao (Foto: Sari Kusuma/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Karangan bunga di rumah Jiro Inao (Foto: Sari Kusuma/kumparan)

Abdul yang merupakan petugas keamanan perumahan itu mengaku pertama kali mendapat informasi kejadian itu pada sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu, Abdul yang sedang berjaga di pos, mendapat informasi dari pembantu di rumah Jiro. Dia langsung menuju ke rumah Jiro usai mendapat informasi.

Ketika tiba, Abdul melihat pintu kamar mandi sudah terbuka dengan tubuh Jiro yang tergeletak di sana. Ia pun mengaku ikut membantu membawa Jiro ke dalam mobil.

Menurut Abdul, dia sempat mencoba untuk menyadarkan Jiro dengan cara menekan-nekan dada warga negara Jepang itu. "Istrinya kasih napas buatan," ujar dia.

Pihak keluarga kemudian membawa Jiro ke Rumah Sakit Premier Bintaro. "Jam 18.55 WIB dokter sudah menyampaikan 'ibu berdoa saja' ke istrinya," kata Abdul yang juga ikut ke rumah sakit kala itu.

Baca juga: Profil Jiro Inao, GM JKT48 yang Tewas Bunuh Diri