Isu Radikalisme Jadi Alasan PT Pelni Batalkan Ceramah KH Cholil Nafis Dkk

9 April 2021 10:59
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Isu Radikalisme Jadi Alasan PT Pelni Batalkan Ceramah KH Cholil Nafis Dkk (53943)
zoom-in-whitePerbesar
K.H. Cholil Nafis Foto: Dok: K.H. Cholil Nafis
ADVERTISEMENT
Ceramah sejumlah ulama menyambut Ramadhan di PT Pelni dibatalkan. Sejatinya Ustaz Firanda, Ustaz Syafiq Basalamah, dan juga Ketua MUI Cholil Nafis, mengisi rangkaian acara Ramadhan di perusahaan BUMN pelayaran itu.
ADVERTISEMENT
Alasan pembatalan itu sendiri, kata KH Cholil Nafis, yang dikonfirmasi kumparan, Jumat (9/4) tak disebutkan di surat yang dikirimkan pengurus kerohanian di PT Pelni.
"Ya saya dihubungi panitia bahwa ceramah di Pelni dibatalkan," kata Cholil Nafis.
Kegiatan ceramah via Zoom yang digelar olah Badan Kerohanian Islam (Bakis) PT Pelni itu mengangkat tema-tema seputar Ramadhan. Seperti 'Bekal Fikih Puasa', 'Ada Apa dengan Ramadhan', 'Agar Ramadhan Tahun Ini Lebih Berarti', dan 'Ramadhan Bukan untuk Bersantai'.
Namun, titik terang soal pembatalan ceramah Ramadhan di PT Pelni didapatkan dari kicauan twitter komisaris independen PT Pelni Kristia Budiyarto atau yang akrab disapa Kang Dede.
kumparan sudah mengkonfirmasi Kang Dede, yang juga pernah menjadi Timses Jokowi ini, soal kicauannya di @kangdede78 itu.
ADVERTISEMENT
Menurut Kang Dede, Badan Dakwah Pelni yang menyebarkan info terkait pembicara Ramadhan, belum ada izin dari Direksi.
"Oleh sebab itu kegiatan tersebut dibatalkan," jelas Kang Dede.
Dalam kicauannya, dia juga menyinggung bahwa panitia acara sudah dimutasi. Tak hanya itu saja, Kang Dede juga menyebut soal radikalisme.
Tak dirinci secara jelas, bagaimana kaitan radikalisme dengan para penceramah yang diundang.
"Ini pelajaran sekaligus WARNING kepada seluruh BUMN, jangan segan-segan MENCOPOT ataupun MEMECAT pegawainya yang terlibat radikalisme. Jangan beri ruang sdktpun, BERANGUS," tulis Kang Dede.
***
Saksikan video menarik di bawah ini:
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020