Jadi Kementerian Baru, Kemenhaj Akan Lantik Para Pejabat Besok
·waktu baca 2 menit

Kementerian Haji dan Umrah akhirnya segera punya pejabat definitif dari eselon 1 ke bawah. Sebagai kementerian baru, struktur organisasi termasuk para pejabat baru disusun menyesuaikan undang-undang yang baru.
"Besok kami akan lantik semua pejabat di tingkat pusat eselon II sampai IV. Eselon I kami sudah mendapat informasi dari Mensesneg sudah diteken Presiden. Kalau besok kami sudah terima, semua di tingkatan pusat, kami akan lantik Rabu besok sore," kata Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak, dalam rapat dengan Komisi VIII, Senayan, Selasa (24/11).
Dahnil mengakui tidak mudah berhadapan dengan birokrasi dan sekaligus menata internal kementerian baru. Sebab, butuh akselerasi keorganisasian di dalam Kemenhaj di tengah proses penyelenggaraan haji yang terus berjalan.
"Kantor kami saja kami harus berjibaku dengan itu. Posisi kantornya Kemenhaj itu masih jadi debat luar biasa, sudah ada perintah terang dari Mensesneg bisa juga jadi masalah di tatanan operasional. Kami masih berhadapan dengan urusan itu," lanjut dia.
Sejauh ini, pejabat definitif di jajaran Kementerian Haji dan Umrah hanya menteri dan wakil menteri. Sementara, pejabat lainnya masih berstatus Plt.
Begitu juga dengan struktur organisasi hingga ke tingkat daerah.
Di lokasi berbeda, Menteri PANRB Rini Widyastini memastikan penyusunan SOTK di Kementerian Haji sudah selesai. Tinggal memindahkan ASN yang berkaitan dengan pengurusan haji ke Kemenhaj.
"Kan undang-undangnya sudah jelas bahwa itu kan semuanya harus pindah. Harus pindah ke sana. Jadi kita harus tunduk kepada undang-undang. Saya juga sudah minta kepada Kepala BKN juga untuk menglokalisir orang-orang mana yang memang sekarang melaksanakan fungsi layanan Haji, gitu. Jadi tentunya itu kan bagian dari pemindahan yang memang harus segera," jelas dia.
"SOTK-nya kan sesuai dengan Perpres-nya itu ada beberapa... saya enggak hafal organisasinya, tapi kan tentunya kita pun sampai memikirkan sampai ke Kanwil-nya, sampai pelayanan ke sana. Gitu, sudah. Jadi enggak cuma pusat aja, sampai layanan ke daerah," tambah dia.
