Jakarta Utara Terendam Rob, Warga: Kalau Bulan Purnama, Sudah Biasa

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga melintasi banjir rob di Jalan Dermaga Ujung, Muara Angke, Jumat (5/12). Foto: Rayyan/Kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Warga melintasi banjir rob di Jalan Dermaga Ujung, Muara Angke, Jumat (5/12). Foto: Rayyan/Kumparan

Banjir rob menggenangi sejumlah kawasan di Jakarta Utara pada Jumat (5/12). Berdasarkan pantauan kumparan di Jalan Dermaga Ujung, Muara Angke, dan Jalan Mandala Bahari, Pluit, genangan terlihat merendam permukiman hingga area dekat pelabuhan kapal.

Di Jalan Dermaga Ujung, Muara Angke, banjir rob tampak masuk ke gang-gang permukiman warga. Gang 1 dan Gang 2 menjadi area yang paling terdampak, dengan air menggenang cukup tinggi dibanding lokasi lainnya.

Beberapa warga memilih memarkir kendaraan, terutama motor, di badan Jalan Dermaga Ujung untuk menghindari kerusakan akibat terendam air.

kumparan juga menyaksikan sejumlah anak memanfaatkan genangan rob untuk berenang dan bermain di sekitar gang tersebut.

Banjir rob di Jalan Dermaga Ujung, Muara Angke, Jumat (5/12). Foto: Rayyan/Kumparan

Menurut penuturan warga setempat, kawasan Muara Angke memang kerap dilanda rob setiap siklus bulan purnama.

“Kalau bulan purnama begini, pasti tanggul meluap. Sudah biasa dari dulu,” kata salah satu warga di lokasi.

Sementara itu, kondisi serupa terlihat di Jalan Mandala Bahari, Pluit, tepatnya di area kapal-kapal bersandar dari Muara Angke.

Meski genangannya tidak separah di Jalan Dermaga Ujung, air rob tetap meluap hingga mencapai Jalan Raya Pluit Karang Kayu Barat.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah mengingatkan bahwa gelombang pasang diprediksi mencapai puncaknya pada Jumat (5/12) pukul 09.00 WIB.

Ia menyebut, peringatan dini sudah disampaikan sejak beberapa hari sebelumnya.

Warga melintasi banjir rob di Jalan Dermaga Ujung, Muara Angke, Jumat (5/12). Foto: Rayyan/Kumparan

“Seperti sekarang ini, hari ini tanggal 4, dari kemarin saya sudah mendapatkan data dan sudah menyampaikan ke publik bahwa banjir rob akan terjadi, dan terjadi hari ini. Puncak banjir rob itu besok tanggal 5 jam 09.00 pagi,” ujar Pramono di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, Kamis (4/12).

Pramono mengatakan telah meminta Dinas Sumber Daya Air dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyiapkan langkah mitigasi, terutama di wilayah pesisir yang rutin terdampak seperti Muara Angke, Marunda, dan kawasan pesisir lainnya.

“Mitigasi bencana ini menjadi penting,” tegasnya.