Jakpro: Penggantian Rumput JIS Masih Dikaji, Target Perbaikan Selesai Oktober

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemasangan rumput hibrida di lapangan latihan Kompleks JIS, Oktober 2020. Foto: Puspa Perwitasari/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pemasangan rumput hibrida di lapangan latihan Kompleks JIS, Oktober 2020. Foto: Puspa Perwitasari/ANTARA FOTO

Jakarta International Stadium (JIS) akan direnovasi untuk kebutuhan Piala Dunia U-17. Salah satu yang akan diperbaiki adalah rumput stadion, alternatif di antaranya diganti dengan rumput lapangan golf.

Direktur Utama (Dirut) PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Iwan Takwin mengatakan, penggantian rumput masih dikaji.

"Lagi berproses. Ini (rumput) masih dianalisa kan. Namanya perencanaan ini kan. Masih dianalisa," kata Iwan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (27/7) malam.

Iwan menerangkan, soal rumput masih terus berkoordinasi dengan PUPR. Pengelolaan masih ditangani Jakpro, namun pengerjaan renovasi wewenang di PUPR.

"Kalau jembatan penyebrangan itu sebagai fasilitas publik itu PUPR yang mengerjakan sekarang, kami sudah bersama-sama memastikan kondisi di lapangan, sudah survei Minggu kemarin, kemudian lagi disusun, untuk kemudian bisa dieksekusi," papar dia.

Akses pintu masuk, kata Iwan, juga akan disamakan. Harapannya, perbaikan JIS bisa rampung pada Oktober mendatang.

"Sesuai timeline semua Oktober itu harus selesai. Akses ke kawasan itu semua sekarang proses bertahap, bahkan pintu yang di belakang itu menghadap timur itu mulai kita samakan levelnya," jelas dia.

"Sehingga nanti kita bersama sama dengan KAI kita koordinasi untuk lintas, karena itu butuh izin. Masih tanah KAI. Iya jadi ada tiga. Sisi barat, utara dan selatan," pungkasnya.

Isu rumput JIS ini bergulir setelah Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Ketum PSSI Erick Thohir, dan PJ Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono inspeksi JIS demi kepentingan persiapan venue Piala Dunia U-17 November.

Salah satu yang disoal adalah rumput JIS yang dinilai tidak standar FIFA karena sintetis dan tidak merata. Anggaran penggantian rumput dianalisis sekitar Rp 6 miliar.