Jalur KA Pegadenbaru Subang Dapat Dilintasi Kereta dengan Kecepatan Terbatas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
KA Argo Lawu dengan kecepatan 10 km/jam saat melintasi rel yang telah diperbaiki karena sehari sebelumnya KA Argo Bromo mengalami anjlok, Sabtu (2/8/2025). Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
KA Argo Lawu dengan kecepatan 10 km/jam saat melintasi rel yang telah diperbaiki karena sehari sebelumnya KA Argo Bromo mengalami anjlok, Sabtu (2/8/2025). Foto: kumparan

Jalur kereta api di Emplasemen Stasiun Pegadenbaru, Subang, Jawa Barat, sudah kembali normal usai sempat terhambat karena insiden anjloknya KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi-Gambir.

Perbaikan yang dilakukan oleh tim teknis dari KAI sudah selesai.

Public Relations KAI, Anne Purba, mengatakan kereta yang pertama melintasi jalur tersebut adalah KA Argo Lawu relasi Gambir-Solo Balapan. Meski sudah dapat dilintasi, kereta masih belum dapat melaju dengan kecepatan normal.

"Kecepatan terbatas 10 kilometer perjam," kata dia melalui keterangan yang diterima pada Sabtu (2/8).

Rangkaian Kereta Api Argo Bromo Anggrek anjlok di emplasemen Stasiun Pegadenbaru, Subang, Jawa Barat, Jumat (1/8/2025). Foto: Dok. kumparan

Selain belum dapat melaju normal, beberapa perjalanan kereta mesti dibatalkan.

Pada 1 Agustus 2025, terdapat 24 perjalanan kereta yang dibatalkan. Kemudian, pada 2 Agustus 2025, terdapat 54 perjalan kereta yang mesti dibatalkan. Lalu, pada 3 Agustus 2025, kemungkinan ada dua perjalanan kereta yang dibatalkan.

Selain itu, sambung Anne, KAI juga harus mengalihkan 42 perjalanan kereta api. Jalur kereta api dari Cirebon-Pegadenbaru-Cikampek/PP menjadi Tegal/Cirebon-Purwokerto-Kroya-Banjar-Bandung-Cikampek.

"Seluruh upaya perbaikan dan pemulihan layanan akan terus dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan dan kelancaran operasional. Kami memohon maaf atas pembatalan dan keterlambatan yang dialami oleh pelanggan," kata dia.