Jalur Pantura Pemalang Arah Pekalongan Padat Merayap

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi macet (Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi macet (Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya)

Arus mudik libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 yang melintas di jalur pantai utara Kabupaten Pemalang hingga Kota Pekalongan, Jawa Tengah, petang tampak padat merayap.

Kepadatan arus lalu lintas kendaraan terpantau mulai dari jalur pantura Rembun Kabupaten Pemalang, Jembatan Sragi Kabupaten Pekalongan hingga Jalan Mas Mansur Kota Pekalongan.

Dikutip dari Antara, Sabtu (23/12), antrean panjang arus lalu lintas kendaraan yang berasal dari arah barat (Jakarta) menuju timur (Semarang) diperkirakan mencapai 10 kilometer. Dengan padatnya arus lalu lintas kendaraan di jalur pantura, banyak pemudik yang terpaksa menggunakan jalur alternatif untuk menghindari kemacetan.

Pemudik, Indiyana Susanti mengatakan kepadatan arus lalu lintas kendaraan sudah mulai terjadi sejak perjalanan dari Comal Kabupaten Pemalang.

"Kami harus melajukan mobil dengan kecepatan 5 kilometer per jam. Oleh karena itu, kami memilih berhenti di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Wiradesa," kata Indiyana.

Kemacetan Pemalang - Pekalongan (Foto: Dok. GoogleMaps)
zoom-in-whitePerbesar
Kemacetan Pemalang - Pekalongan (Foto: Dok. GoogleMaps)

Kepala Satuan lalu Lintas Polres Pekalongan, AKP Bobby Anugrah Rahman, mengatakan kepadatan arus lalu lintas kendaraan dari arah Jakarta menuju Semarang memang sudah terlihat sejak Sabtu siang.

Untuk mengantisipasi peningkatkan jumlah kendaraan, kata dia, polisi melakukan rekayasa arus lalu lintas dan mengurai kepadatan arus kendaraan.

"Bagi mobil pribadi, sebagian kami alihkan ke jalur alternatif. Kami memperkirakan puncak arus mudik libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 akan terjadi pada Sabtu malam ini," katanya.

Sementara pantauan kumparan (kumparan.com) melalui GoogleMaps, hingga pukul 23.00 WIB, kepadatan lalu lintas tampak masih terjadi di jalur pantai utara tersebut. Jalur sebaliknya lebih lancar.