Jamintel Kejagung Usai Makamkan Anaknya: Mohon Dimaafkan Kesalahannya

19 September 2022 12:15
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung, Amir Yanto meminta doa atas kepergian putranya di TPU Pondok Ranggon. Foto: Ananta Erlangga/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung, Amir Yanto meminta doa atas kepergian putranya di TPU Pondok Ranggon. Foto: Ananta Erlangga/kumparan
Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, Amir Yanto, memakamkan langsung anak bungsunya, Muhammad Singgih Adika (23 tahun). Singgih Adika ialah korban meninggal dunia dalam kecelakaan tabrakan beruntun di Tol Pejagan pada Minggu kemarin.
Pemakaman dilakukan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, pada Senin (19/9). Amir Yanto melepas langsung kepergian sang anak ke peristirahatan terakhirnya.
Sejumlah pejabat dari Kejaksaan tampak hadir di lokasi pemakaman. Beberapa teman almarhum Singgih juga terlihat mendoakan kepergiannya.
Amir yang mengenakan pakaian serba hitam itu matanya sempat berkaca-kaca saat memakamkan putranya. Meski begitu, ia berusaha tetap tegar dan menyapa para pelayat yang berdatangan.
"Pada kesempatan ini, sebagai ayah dari almarhum ananda Muhammad Singgih Adika, mengucapkan terima kasih kepada bapak ibu sekalian yang telah berkenan takziah dan mengantarkan jenazah ke kubur ini, sudah mendoakan," kata Amir Yanto di hadapan para pelayat.
Suasana pemakaman putra Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung, Amir Yanto, M Singgih Adika di TPU Pondok Ranggon, Senin (19/9/2022). Foto: Ananta Erlangga/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana pemakaman putra Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung, Amir Yanto, M Singgih Adika di TPU Pondok Ranggon, Senin (19/9/2022). Foto: Ananta Erlangga/kumparan
Ia berterima kasih kepada semua pelayat yang turut mengiringi pemakaman almarhum. Amir juga meminta maaf atas kesalahan anaknya selama hidup.
"Mudah-mudahan amal baik bapak/ibu sekalian, keringanan langkah, mendapat pahala dari Allah SWT. Juga kami mohon maaf saya tidak bisa memberikan apa-apa. Saya juga mendoakan semoga bapak/ibu diberikan kesehatan. Dan mohon dimaafkan kesalahannya," kata Amir.
Suasana pemakaman putra Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung, Amir Yanto, M Singgih Adika di TPU Pondok Ranggon, Senin (19/9/2022). Foto: Ananta Erlangga/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana pemakaman putra Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung, Amir Yanto, M Singgih Adika di TPU Pondok Ranggon, Senin (19/9/2022). Foto: Ananta Erlangga/kumparan
Singgih tewas dalam insiden kecelakaan beruntun di ruas Tol Pejagan Pemalang, Jawa Tengah, tepatnya di KM 253 (Brebes). Setidaknya ada 13 kendaraan yang terlibat kecelakaan itu.
Honda Civic warna Silver bernopol AG 1870 ME yang dikendarai Singgih ringsek setelah menabrak truk di depannya. Kecelakaan itu disusul dengan tabrakan kendaraan lain dari belakang. Korban tewas berjumlah satu orang dan 19 luka-luka.
Kecelakaan ini disebabkan karena asap pekat dari pembakaran rumput di pinggir jalan yang membuat jarak pandang pengendara terganggu.