Jasad Rinaldi Ditabur Kopi dan Minyak Wangi Agar Tak Bau Usai Dimutilasi

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polda Metro Jaya menunjukkan tersangka pembunuhan dan mutilasi Rinaldi saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (17/9). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Polda Metro Jaya menunjukkan tersangka pembunuhan dan mutilasi Rinaldi saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (17/9). Foto: Dok. Istimewa

Laeli Atik Supriyatin dan Djumadil Al Fajri sempat tidur bersama dengan jasad Rinaldi Harley Wismanu usai mutilasi dilakukan. Mereka punya cara untuk menghilangkan bau mayat sehingga orang-orang di apartemen yang mereka sewa tak curiga.

“Kemudian ditaruh kopi di situ untuk menghilangkan bau bahkan disemprot pakai minyak wangi itu tanggal 12. Kemudian diantar ke Apartemen di Kalibata City,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (21/9).

Proses rekonstruksi pembunuhan dan mutilasi Rinaldi. Foto: Dok. Istimewa

Semula mereka hanya ingin membunuh Rinaldi. Tapi karena bingung mayat ini harus diapakan, mereka memilih memutilasi. Keduanya tak punya keahlian mutilasi orang. Laeli dan Fajri menonton YouTube untuk belajar secara cepat bagaimana cara memutilasi.

“Rupanya yang bersangkutan belajar mutilasi pakai YouTube. Dia lihat dari YouTube,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Minggu (20/9).

Penyidik Sub Direktorat Reserse Mobile Ditreskrimum Polda Metro Jaya menghadirkan dua tersangka pembunuhan dan mutilasi di Mako Polda Metro Jaya, Kamis (17/9). Foto: Fianda Sjofjan Rassat/ANTARA

Sebelumnya diberitakan, Laeli dan Djumadil nekat membunuh Rinaldi karena butuh uang.

Laeli lalu mengajak Rinaldi bertemu di Apartemen Pasar Baru Mansion, Jakarta Pusat, pada 9 September 2020. Sebelumnya, Laeli lebih dulu menyewa apartemen itu untuk tanggal 7-12 September 2020 via RedDoorz.

Rinaldi dan Laeli lalu bertemu di apartemen yang disewa Laeli. Sebelum keduanya masuk, Djumadil sudah berada di dalam dan bersembunyi di kamar mandi menunggu waktu yang tepat untuk membunuh Rinaldi.

embed from external kumparan