Jatanras PMJ Tangkap Pelaku Pembunuhan Wanita di Hotel Tanah Abang

Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap pelaku pembunuhan terhadap seorang wanita berinisial IR (19) yang ditemukan tewas di dalam kamar Hotel Mustika, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pelaku berinisial SMA ditangkap kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim membenarkan penangkapan tersebut. Pelaku yang merupakan warga Kabupaten Tangerang itu diamankan tim operasional pada Minggu (13/9) sekitar pukul 09.50 WIB.
"Benar, tim Subdit Jatanras telah mengamankan pelaku pembunuhan seorang wanita di Tanah Abang pada Minggu pagi sekitar pukul 09.50 WIB. Pelaku berinisial SMA, warga Kabupaten Tangerang," ujar Abdul Rahim saat dikonfirmasi, Senin (14/9).
Abdul Rahim menjelaskan, selama pelarian, pelaku berupaya keras mengelabui kejaran petugas. Selain berpindah-pindah tempat persembunyian, pelaku juga sempat memakai identitas palsu dan berusaha melenyapkan barang bukti tindak pidana.
"Dalam pelariannya, pelaku menggunakan identitas palsu dan berupaya menghilangkan barang bukti serta kabur dengan berpindah-pindah tempat untuk mengelabui petugas," kata Abdul Rahim.
Motif Cekcok Berujung Cekikan
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pembunuhan tersebut dipicu oleh perselisihan antara pelaku dan korban di dalam kamar hotel.
"Motif sementara karena terjadi cekcok mulut antara pelaku dengan korban. Pelaku kemudian mengeksekusi korban dengan cara mencekiknya hingga meninggal dunia," ungkap Abdul Rahim.
Jasad IR ditemukan tergeletak di lantai samping tempat tidur Kamar 304 Hotel Mustika, Kebon Kacang, Tanah Abang, pada Sabtu (12/9) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi mulut tersumpal kaus kaki putih dan mengalami luka lebam di bagian leher serta bibir, sementara ponsel dan dompet miliknya raib dibawa kabur.
Saat ini, SMA beserta sejumlah barang bukti telah dibawa ke Markas Polda Metro Jaya untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi masih mendalami keterangan pelaku guna mengungkap detail kronologi peristiwa tersebut.
