Jelang Olimpiade, Varian Baru Corona E484K alias Eek Meluas di Tokyo

Jelang gelaran olimpiade 2021 di Tokyo, Jepang, kasus varian baru COVID-19 yakni E484K kian meluas. Padahal olimpiade akan digelar pada Juli mendatang setelah ditunda pada 2020.
Dikutip dari Reuters, Minggu (4/4), mutasi E484K atau biasa disebut 'Eek' oleh beberapa ilmuwan ditemukan pada 10 dari 14 pasien yang dites positif di Rumah Sakit Medis Universitas Kedokteran dan Gigi Tokyo.
Sebelumnya dari laporan yang beredar, hingga awal Maret ada 12 dari 36 pasien COVID-19 di sana yang terinfeksi E484K.
Selain itu, perlu menjadi catatan serius karena mereka tidak memiliki riwayat bepergian ke luar negeri atau menjalin kontak dengan pasien E484K.
Penularan COVID-19 di Jepang khususnya di Tokyo dan sekitarnya kembali melonjak. Pada Jumat (2/4), tercatat ada 446 infeksi baru di Tokyo.
Meski begitu tambahan itu jauh di bawah rekor 2.500 pada awal Januari. Sedangkan di Osaka, tercatat 666 kasus dilaporkan dalam 24 jam.
Para ahli kesehatan prihatin dengan meluasnya varian E484K ini. Sementara pemerintah terus mempercepat vaksinasi secara luas agar penanganan COVID-19 berjalan maksimal.
