Jelang Perayaan Platinum Jubilee, Ratu Elizabeth II Ucapkan Terima Kasih

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ratu Inggris Elizabeth II mengangkat gelasnya saat acara makan malam Ratu selama Pertemuan Kepala Pemerintahan Persemakmuran (CHOGM), di Istana Buckingham di London pada 19 April 2018. Foto: Toby Melville / POOL / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Ratu Inggris Elizabeth II mengangkat gelasnya saat acara makan malam Ratu selama Pertemuan Kepala Pemerintahan Persemakmuran (CHOGM), di Istana Buckingham di London pada 19 April 2018. Foto: Toby Melville / POOL / AFP

Ratu Inggris Elizabeth II menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam perayaan Platinum Jubilee pada Kamis (2/6).

"Terima kasih kepada semua orang yang telah terlibat dalam menyatukan komunitas, keluarga, tetangga, dan teman untuk merayakan Platinum Jubilee saya, di Inggris dan di seluruh Persemakmuran," kata Ratu Elizabeth II, dikutip dari Reuters, Kamis (2/6).

Platinum Jubilee merupakan gelaran pesta dan parade untuk memperingati 70 tahun kekuasaan sang Ratu atas takhta Inggris.

Jutaan orang dari seluruh dunia diperkirakan akan bergabung dalam perayaan selama empat hari yang akan dimulai pada Kamis (3/6) besok. Mereka berniat memberikan hormat terhadap wanita berusia 96 tahun yang telah memerintah lebih lama dari para pendahulunya itu.

Ratu Elizabeth II Inggris memotong kue untuk merayakan Platinum Jubilee di Ballroom Sandringham House, Inggris, Sabtu (5/2/2022). Foto: Joe Giddens/Reuters

"Saya terus terinspirasi oleh niat baik yang ditunjukkan kepada saya dan berharap bahwa hari-hari mendatang akan memberikan kesempatan untuk merenungkan semua yang telah dicapai selama 70 tahun terakhir, seiring kita menatap masa depan dengan percaya diri dan antusias," sambung sang Ratu.

Kendati demikian, terdapat kendala yang membatasi keterlibatan Ratu Elizabeth II dalam acara tersebut. Pihaknya perlu mempertimbangkan gangguan kesehatan yang menghambat mobilitasnya sejak terinfeksi COVID-19.

Trooping the Colour Foto: REUTERS/Henry Nicholls

Rangkaian Acara

Platinum Jubilee dimulai dengan parade militer resimen Angkatan Darat Inggris, Trooping the Color, di pusat kota London. Ratu Elizabeth II akan menerima penghormatan dari 1.500 tentara dan perwira dari balkon Istana Buckingham untuk pertama kalinya.

Para bangsawan senior lainnya—termasuk putra dan pewaris kerajaan, Pangeran Charles, dan putra sulungnya, Pangeran William—akan melaksanakan tugas seremonial lain atas nama Ratu Elizabeth II.

Pangeran William dan Kate Middleton bersama Pangeran Charles dan Camilla menghadiri World Premiere film James Bond 007 "No Time to Die" di Royal Albert Hall di London Barat, Selasa (28/9/2021). Foto: Chris Jackson/AFP

Pangeran Harry dan Meghan Markle akan turut hadir bersama anak-anaknya. Tetapi, mereka tidak akan menghadiri pertemuan keluarga di balkon istana untuk menyaksikan atraksi Angkatan Udara Kerajaan. Sebab, sebagaimana Pangeran Andrew, mereka sudah tak aktif bekerja untuk Kerajaan Inggris.

Sementara itu, Pangeran Andrew diduga tidak akan hadir. Dia baru saja menyelesaikan gugatan AS atas tuduhan pelecehan seksual terhadap seorang wanita saat masih di bawah umur.

Suasana 70 tahun perayaan Ratu Elizabeth II jadi ratu Inggris. Foto: REUTERS/Phil Noble

Perayaan ini akan menghadirkan penghormatan senjata di London dan Inggris Raya pula. Penghormatan senjata itu akan diadakan di laut oleh kapal Angkatan Laut Kerajaan Inggris pada tengah hari.

Pada malam hari, suar akan dinyalakan di seluruh negeri dan Persemakmuran. Ratu Elizabeth II akan memimpin acara itu dari kediamannya di Kastil Windsor.

Pada Jumat (4/6), keluarga kerajaan akan menyelenggarakan kebaktian syukur di Katedral St. Paul London. Sedangkan pada Sabtu (5/6), mereka akan menghadiri pacuan kuda Epsom Derby.

Petugas memangkas mawar untuk persiapan Taman Teras Timur di Kastil Windsor . Foto: Toby Melville/REUTERS

Nantinya, akan ada pula konser di luar Istana Buckingham yang menampilkan band rock Queen; penyanyi R&B AS, Alicia Keys; dan penyanyi AS, Diana Ross.

Para pejabat memperkirakan, lebih dari 16.000 pesta jalanan akan berlangsung di Inggris pada Minggu (6/6). Pemerintah Inggris mengatakan, sekitar 600 Jamuan Besar Jubilee juga akan diadakan di 80 negara dari Greenland hingga Selandia Baru.

Perayaan itu kemudian akan diakhiri dengan pawai yang melintasi ibu kota Inggris.

Popularitas Monarki

Ratu Elizabeth II bersulang kepada Presiden AS George W. Bush setelah sambutannya pada awal Jamuan Makan Malam Kenegaraan Gedung Putih, 07 Mei 2007 di Washington, DC. Foto: Saul LOEB / AFP

Hari itu tidak hanya menandai dimulainya Platinum Jubilee, tetapi juga peringatan 69 tahun penobatan Ratu Elizabeth II yang menjadi ratu setelah kematian ayahnya, George VI, pada Februari 1952.

Jajak pendapat menunjukkan, Ratu Elizabeth II tetap menikmati popularitas dan penghormatan dari rakyatnya. Survei pekan ini menunjukkan, 8 dari 10 orang memiliki pandangan positif terhadapnya. Sementara itu, tiga perempat lainnya berpendapat, dia melakukan tugasnya sebagai ratu dengan baik.

"Ratu adalah apa yang membuat Inggris Raya hebat," kata seorang warga dari Cornwall, Mary-Jane Willows.

"Tanpa ratu, Inggris akan menjadi Inggris, tetapi dia membuatnya hebat. Dia merepresentasikan semua yang saya banggakan," tambah dia.

Istana Buckingham di Inggris Foto: Daniel Chrisendo/kumparan

Merayakan tokoh kebanggaannya, Willows berkemah di jalanan menuju Istana Buckingham. Tiang lampu di area tersebut tampak dihiasi dengan bendera Union untuk memeriahkan acara.

Namun, tidak semua orang akan bergabung dalam perayaan itu. Kelompok kampanye antimonarki, Republik, merupakan salah satu yang menentangnya.

Mereka mengkampanyekan pesan 'Jadikan Elizabeth yang terakhir' di papan iklan di seluruh Inggris. Republik mengatakan, survei bahkan menunjukkan, lebih dari separuh masyarakat tidak tertarik pada Platinum Jubilee.

Kontras dengan mereka, penggemar berat seperti Donna Werner tetap menganggap para bangsawan Inggris menawan. Warga asal AS itu melakukan perjalanan dari Connecticut untuk merayakan acara tersebut. Werner telah turut merayakannya sejak 1986.

"Dia hanya seorang panutan," kata Werner.

"Maksud saya, dia hanya seorang pemimpin yang luar biasa dan saya hanya ingin merayakannya bersamanya di usia 70 tahun menjadi ratu," tutup dia.

Penulis: Sekar Ayu.