Jemaah Haji di Madinah Bisa Ziarah hingga Berdoa di Raudah, Izin Diurus Petugas
·waktu baca 3 menit

Jemaah haji gelombang II saat ini secara bergantian diberangkatkan dari Makkah ke Madinah. Hingga 21 Juni 2025, sudah ada 21.626 jemaah dan petugas yang tiba di Madinah.
Kasi Media Center Haji Daker Makkah, Dodo Murtado, mengungkapkan ada 6.690 dari 18 kloter yang hari ini dijadwalkan berangkat ke Madinah. Dodo mengungkapkan Kota Madinah menjadi tempat singgah terakhir sebelum para jemaah haji kembali ke Tanah Air, sekaligus menjadi lokasi untuk beribadah dan berziarah.
“Di antara tempat ziarah utama yang berada di Madinah adalah Makam Nabi Muhammad SAW yang berdampingan dengan makam sahabat Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab,” kata Dodo di Makkah, Minggu (22/6).
“Jika dilihat dari luar, makam Rasulullah ditandai dengan kubah berwarna hijau. Ulama bersepakat, ziarah ke makam Nabi Muhammad hukumnya sunah,” tambahnya.
Dodo menjelaskan di dalam Masjid Nabawi ada Raudah, salah satu tempat mustajab untuk berdoa yakni antara makam Nabi Muhammad SAW dan mimbar tempat Nabi berkhotbah.
“Ini adalah tempat mustajab untuk berdoa. Nabi Muhammad SAW menyebutnya sebagai satu taman dari taman-taman surga (raudhatan min riyadhil jannah),” tutur Dodo.
Dodo menjelaskan jemaah haji yang ingin masuk ke Raudah harus memiliki tasreh (semacam surat izin masuk). Pengurusan tasreh, jelas Dodo, akan difasilitasi oleh petugas. Jemaah haji diminta untuk mematuhi alur masuk Raudah dan ziarah ke makam Nabi Muhammad SAW.
“Jangan memaksakan diri bila belum mendapat jadwal atau izin. Petugas akan membantu mengarahkan dan memastikan proses ziarah berlangsung tertib dan nyaman,” terang Dodo.
Selama di Kota Madinah, PPIH Arab Saudi mengimbau kepada seluruh jemaah haji untuk mencatat dan mengingat nama hotel, termasuk jalur dari hotel menuju Masjid Nabawi. Pintu masuk ke Masjid Nabawi dapat dikenali dengan nomor di setiap pintu masuknya.
“Kami perlu ingatkan juga kepada jemaah haji untuk tidak menitipkan sandal kepada siapa pun saat beribadah di masjid. Sandal agar dibawa masing-masing dengan cara menggunakan kantong plastik atau tas bawaannya,” terang Dodo.
Otoritas Arab Saudi juga telah menetapkan larangan merokok di area Masjid Nabawi. Merokok di area terlarang akan dikenakan sanksi berupa denda yang ditetapkan otoritas Saudi.
“Jemaah haji Indonesia diimbau agar mengindahkan dan mematuhi larangan tersebut agar terhindar dari dampak sanksi yang ditetapkan otoritas setempat,” tutur Dodo.
Lebih dari 74 Ribu Jemaah Haji Reguler Tiba di Tanah Air
Hingga hari ke-53 operasional haji 2025, pemulangan jemaah haji ke Tanah Air dan pendorongan jemaah gelombang kedua ke Kota Madinah secara umum berjalan lancar, aman, dan terkendali.
Berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerasisasi Haji Terpadu (Siskohat), hingga 22 Juni 2025 pukul 13.00 WIB, jemaah dan petugas haji haji yang telah tiba di Tanah Air berjumlah 74.447 orang tergabung dalam 192 kelompok terbang.
“Hari ini, 22 Juni 2025, ada 17 kloter jemaah haji gelombang pertama yang dijadwalkan pulang ke Tanah Air dengan total jemaah haji dan petugas berjumlah 7.801 orang,” tutur Dodo.
