Jemaah Umrah Asal Indonesia Positif Corona Bertambah 2, Total 5 Orang

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jemaah umrah dari Indonesia kloter kedua tiba di Jeddah pada Selasa (3/11). Foto: Dok. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi
zoom-in-whitePerbesar
Jemaah umrah dari Indonesia kloter kedua tiba di Jeddah pada Selasa (3/11). Foto: Dok. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi

Jemaah umrah Indonesia yang dinyatakan positif COVID-19 bertambah dua orang. Dengan tambahan itu, kini sudah ada lima jemaah asal Indonesia yang dinyatakan positif.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI), Azhar Ghazali, mengatakan kondisi dua jemaah umrah yang dinyatakan positif itu dalam keadaan baik.

Azhar tergabung dalam kloter pertama dan saat ini masih di Makkah menjelaskan, dua jemaah itu terpapar dari jemaah yang sebelumnya dinyatakan positif COVID-19.

“Betul, yang terpapar adalah yang sekamar dengan yang terkena di awal. Pasien yang positif COVID kondisi sehat dan tanpa keluhan, juga tertangani dengan baik,” kata Azhar saat dihubungi kumparan, Selasa (10/11).

kumparan post embed

Berdasar peraturan pemerintah Arab Saudi, satu kamar hotel dihuni maksimal dua orang dengan jarak ranjang minimal 2 meter. Hotel juga wajib menyediakan 10 persen dari kapasitasnya untuk ruang karantina yang terpisah jika ada jemaah yang terpapar corona.

Tiga Kloter Umrah

Azhar mengungkapkan, saat ini sudah ada tiga kloter jemaah umrah di Makkah, yaitu kloter yang tiba pada tanggal 1, 3, dan 8 November 2020.

Di kloter 1 terdapat 3 jemaah yang terpapar corona saat dilakukan tes PCR sehari sebelum pelaksanaan umrah di Masjidil Haram.

Menurut Azhar, kloter 3 saat ini juga telah menuanikan umrah. Setelah umrah, rombongan dikarantina.

“Grup tanggal 1 dan 3 setelah umrah lanjut lagi karantina karena ada 2 orang yang positif COVID lagi setelah dilakukan swab kedua,” kata Azhar.

Azhar menuturkan, setiap ada satu orang dalam kloter yang dinyatakan positif COVID-19, maka satu rombongan harus dikarantina.

kumparan post embed

Sementara mengenai kondisi terkini dari tiga jemaah yang lebih dulu positif COVID-19, Azhar menyebut keadaan mereka tampak sehat atau tidak mengalami keluhan. Demikian juga dengan 2 jemaah yang terpapar belakangan.

Rencananya jemaah umrah kloter pertama akan kembali ke Tanah Air besok, dengan catatan situasi sudah memungkinkan. Hari ini akan ada pengetesan PCR lagi untuk memastikan jemaah yang semula terpapar apakah sudah negatif belum.

“Insyaallah kita lihat perkembangannya hari ini, pagi ini waktu Saudi tim dari Kemenag RI akan mengunjungi kami di hotel,” ungkap Azhar.

Soal rencana kepulangan jemaah, juga disampaikan oleh Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali. "Kami masih dalam koordinasi dengan pihak muassassah/travel Arab Saudi," ungkap Endang saat dihubungi terpisah.

Beberapa Jemaah Telah Pulang 9 November

Sementara itu, Kementerian Haji Arab Saudi mengumumkan sejumlah jemaah telah pulang ke Indonesia pada Senin (9/11).

“Dengan rahmat Allah, rombongan pertama jemaah umrah dari Indonesia hari ini kembali ke negaranya setelah melaksanakan umrah di lingkungan yang aman dan sehat di bawah pengawasan langsung semua pihak terkait. Kami berdoa semoga Allah menerima amal ibadah mereka dan membawa mereka ke Tanah Air mereka dengan selamat,” tulis Kementerian Haji dalam twitnya Selasa (10/11) dini hari, seperti di bawah ini.

X post embed

Indonesia merupakan negara pengirim jemaah terbanyak begitu umrah internasional dibuka kembali per 1 November 2020 setelah tutup sejak akhir Februari akibat pandemi corona.

Untuk saat ini, baru Indonesia dan Pakistan yang diperkenankan mengirim jemaah.

Kesuksesan Arab Saudi melayani para tamu Allah dari luar negeri akan menjadi batu pijakan membuka jemaah umrah internasional lebih luas.