Jenderal Dudung: Kodam di 4 Provinsi Baru Papua Masih Tunggu Persetujuan
·waktu baca 2 menit

KSAD, Jenderal Dudung Abdurrachman memimpin Rapat Pimpinan TNI AD di Mabesad, Jakarta, Jumat (10/2). Sejumlah program dibahas, salah satunya terkait pembentukan Kodam di Papua.
Dudung mengatakan, nantinya di semua Provinsi di Indonesia akan punya komando daerah militer (Kodam). Namun, terkait di Papua, ia menyebut masih menunggu proses persetujuan.
“Jadi nanti sesuai perintah dari Menhan (Menteri Pertahanan) dan Panglima TNI sudah setuju. Nanti setiap Provinsi akan ada Kodam,” jelas Dudung.
“Nah, ini nanti kita usulkan [Kodam baru di Papua] ke Panglima, nanti Panglima usul ke Menhan (Menteri Pertahanan). Kemhan (Kementerian Pertahanan) nanti akan usulkan pada Menpan (Menpan-RB). Tentunya juga nanti akan dibicarakan ke Menteri Keuangan karena akan menyangkut masalah anggaran,” lanjutnya.
Saat ditanya kapan Kodam baru tersebut berdiri, Dudung menjawab secepatnya.
“Ya tahun ini. Kan itu tinggal mindahkan. Contoh, Korem lampung dari Danrem bintang 1 tinggal dijadikan Pangdam, abis itu nanti Danremnya jadi Kasdamnya. Tahun ini mudah mudahan , lebih cepet lebih bagus karena sudah kita usulkan (Kodam baru di Papua),” jelas Dudung.
“Ya bertahap kalau itu, karena pembangunan juga belum ada (Di IKN),” lanjutnya.
Adapun soal Kodam Baru di Papua tersebut sejalan dengan pernyataan Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono saat Rapim TNI di Museum Satria Mandala, Jakarta, Kamis (9/2).
Ia menyebutkan ada 4 Provinsi baru di Papua, yakni Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat, yang akan dibangun Kodam.
"Nanti akan ada penambahan Kodam. Nanti tempatnya kita cek dulu, tempatnya yang memungkinkan bisa melingkupi dari empat provinsi yang baru tadi. Mungkin kita siapkan satu kodam dulu di antara empat [Provinsi itu]," ucap Yudo di Rapim TNI yang digelar di Museum Satria Mandala, Jakarta, Kamis (9/2).
Ia menyebut, untuk saat ini, di Papua Barat Daya sudah ada markas TNI. Sementara untuk di daerah otonomi baru lainnya belum ada.
"Seperti Papua Tengah, itu belum ada. Nanti akan kita [bangun]. Sudah kita evaluasi bersama Pak KSAD dan Kepala Staf Angkatan, daerah mana saja yang akan kita dirikan markas," ucap Yudo.
"Sekarang ini sudah kita kirim pasukan teritorial untuk mencari tempat yang bisa digunakan untuk markas tersebut," pungkasnya.
