JIS Tambah Kapasitas Jemaah Salat Idul Fitri, Maksimal 20 Ribu Orang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Umat muslim berdoa usai melaksanakan Shalat Idul Fitri di Masjid Al Azhar, Jakarta, Kamis (13/5/2021). Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Umat muslim berdoa usai melaksanakan Shalat Idul Fitri di Masjid Al Azhar, Jakarta, Kamis (13/5/2021). Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO

Menjelang pelaksanaan salat Hari Raya Idul Fitri perdana di Jakarta International Stadium (JIS), Pemprov DKI Jakarta dan pihak penyelenggara akhirnya memutuskan untuk menambah kapasitas jemaah.

“Tadinya tuh 8 ribu sudah paling maksimal, tapi ternyata antusiasme masyarakat melebihi itu. Jadi diperkirakan antisipasi 20 ribuan gitu lah,” kata Kepala Bagian Mental Spiritual Biro Pendidikan Mental dan Spritual (Dikmental) DKI Jakarta Aceng Zaini saat dihubungi wartawan di Balai Kota, Kamis (28/4).

Nantinya, para jemaah akan diarahkan untuk melaksanakan salat id di sekitaran pelataran atau area terbuka tepat di depan pintu masuk area tribun.

Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta, pada 17 April 2022. Foto: Adek Berry/AFP

Area ini memang sengaja disiapkan untuk agenda salah jemaah dengan kapasitas yang besar. Sebab, mozaik di lantai pelatarannya sudah didesain bergaris dan menghadap kiblat.

“Jemaah laki-lakinya kalau enggak salah 12 ribu, perempuan maksimalnya 10 ribu lah ya,” lanjut Aceng.

Adapun untuk teknisnya, para jemaah tidak perlu lagi saling berjarak antara satu sama lain. Cukup menjaga protokol kesehatan masing-masing.

“Sekarang sudah ada fatwa MUI ya, tidak menjaga jarak seperti dulu tapi jaraknya tidak terlalu rapat ya, menyesuaikan, dan tetap harus memakai masker bawa sajadah sendiri,” lanjutnya.

Sedangkan untuk tempat wudu sendiri, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sudah bekerja sama dengan PAM Jaya untuk pengadaan tempat wudu yang tersebar di sekitar lokasi yang menjadi lokasi lalu lalang pengunjung.

video youtube embed

“Ada diperkirakan 50 titik itu yang di sisi selatan, sisi di ram barat mau masuk, tiap-tiap tangga itu jadi diusahakan ada dari PAM JAYA,” jelasnya.

Meskipun demikian, untuk menghindari antrean saat wudu, Aceng menyarankan para jemaah untuk ber-wudu terlebih dahulu di rumah masing-masing.

Terkahir, untuk menjaga lingkungan di sekitar JIS, Aceng mengimbau masyarakat untuk tidak membawa benda yang berpotensi menimbulkan tumpukan sampah setelah salat selesai.

“Bawa tumbler sendiri, minuman sendiri, tidak bawa alas koran, kan itu green building kan di situ. Untuk tempat sandal dan sepatu menggunakan yang ramah lingkungan, bukan kantong kresek,” pungkasnya.

==================

Kamu mudik di lebaran tahun ini? Share informasi di sepanjang jalur mudik ke email redaksi@kumparan.com. Kirimkan foto atau video beserta informasi singkat. Jangan lupa sertakan kontak yang bisa dihubungi tim redaksi kumparan.

Laporan terbaik akan mendapatkan hadiah voucher Happyfit masing-masing senilai Rp 500 ribu untuk 5 orang dan saldo digital masing-masing Rp 300 ribu untuk 10 orang.