JK: Jenderal Andika Perkasa Sudah Berpengalaman, Kekar Lagi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di Gudang Markas PMI. Foto: Dok. Staf Humas JK
zoom-in-whitePerbesar
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di Gudang Markas PMI. Foto: Dok. Staf Humas JK

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) ikut bicara terkait usulan Presiden Joko Widodo yang mengajukan nama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai calon tunggal Panglima TNI.

JK mendukung siapa pun kandidat yang diusulkan Presiden Jokowi. Dalam hal ini, Jokowi kembali memilih calon panglima TNI dari matra darat, Andika Perkasa.

"Kita dukunglah apa pun Presiden Jokowi usulkan. Kita dukung secara moral," ujar JK usai memimpin apel kesiapsiagaan PMI dalam menghadapi dampak musibah La Nina di Gudang Markas PMI, Jakarta Selatan, Kamis (4/11).

Wakil Ketua Komite Pelaksana Penanganan COVID-19 dan PEN, Andika Perkasa menyampaikan keterangan pers usai menerima hasil uji klinis tahap tiga obat baru untuk penanganan pasien COVID-19 dari tim peneliti Universitas Airlangga di Jakarta. Foto: ADITYA PRADANA PUTRA/ANTARA FOTO

Lebih jauh, JK pun memiliki penilaian pribadi terhadap sosok Andika Perkasa. Tak hanya mapan dan tegas selama menjabat sebagai KSAD, ia menganggap Andika sebagai jenderal yang berpengalaman dan memiliki kapabilitas untuk memimpin TNI ke depan.

"Apalagi beliau (Andika Perkasa) sudah (memiliki banyak) pengalaman, dan kekar lagi,"

- JK.

Presiden Jokowi telah menyerahkan Surat Presiden (Surpres) ke DPR, Rabu, (3/11). Surat yang diterima Ketua DPR, Puan Maharani tersebut berisi pengajuan calon Panglima TNI yang mengusulkan nama KSAD Jenderal Andika Prakasa menggantikan Jenderal Hadi Tjahjanto yang akan memasuki masa pensiun, 8 November.

Setelah Surpres terkait Panglima diterima, Komisi I akan menggelar fit and proper test besok. Jika disetujui, Andika akan disahkan di paripurna DPR dan dilantik Presiden Jokowi.