John Kei Sebar Anak Buah di 4 Lokasi untuk Bunuh Nus Kei

Polisi masih terus memeriksa John Kei dan 29 anak buahnya terkait rencana pembunuhan saudaranya, Nus Kei, serta beberapa rekannya. Aksi kelompok John Kei dkk dilakukan dengan membuat kerusuhan di Green Lake City Tangerang dan pembacokan di Cengkareng, Jakarta Barat.
Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, John Kei tidak hanya membagi anggotanya ke dua lokasi itu saja. Polisi membaginya dalam 4 klaster.
"Klaster pertama daerah Kosambi (Cengkareng), kemudian klaster kedua daerah Green Lake, klaster ketiga di Jalan Titian Utama 10 mereka standby. Yang keempat, ada klaster mandiri. Kita namakan itu karena ada 3 tempat yakni Pondok Gede, Tangerang, dan daerah Bekasi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan di kantornya, Selasa (23/6).
Di klaster pertama, terdapat dua korban yaitu berinisial Yustus dan A. Yustus diketahui meninggal dunia dengan luka bacok, sedangkan A jari tangannya putus.
Dalam klaster ini, polisi sudah menetapkan J, H, dan K sebagai pelaku pembacokan tersebut. Lalu B yang melindas korban dengan mobil.
"Kemudian M dan T, sekarang ini DPO masih dikejar. Dua yang di Kosambi DPO masih pengejaran untuk diketahui perannya dia," kata Yusri.
Sementara untuk klaster kedua, polisi meyakini terdapat 25 orang yang merusak rumah di Green Lake City Tangerang. Sebagian telah tertangkap, tapi masih ada yang buron. Salah satu yang masih dikejar adalah pemilik senjata api yang menembak dan mengenai ojol di lokasi itu.
"Namanya kita sudah tahu dan kita masih pengejaran yang bersangkutan pemegang senpi itu," ucap Yusri.
Sementara para anggota John Kei yang tersebar di klaster mandiri, Yusri memastikan telah tertangkap semua bersamaan dengan klaster ketiga.
"Itu yang masuk daftar 30 orang kemarin dengan beberapa barang bukti yang ada, baik senjata tajam," kata Yusri.
Kini, John Kei dan 29 anak buahnya mendekam di penjara. Mereka terancam dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati.
=====
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona
***
Saksikan video menarik di bawah ini:
