Jokowi: 7 Stafsus Milenial Tak Harus Tiap Hari Ngantor

Presiden Joko Widodo sudah mengenalkan 7 orang staf khusus baru yang seluruhnya milenial rentang usia 23-36 tahun. Jokowi menyebut stafsus tidak harus tiap hari ngantor di Istana.
"Tidak full time," ucap Jokowi saat mengenalkan para stafsusnya di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/11).
Pernyataan itu untuk merespons soal ada satu stafsus yang masih berkuliah, yaitu Billy Mambrasar, pemuda asal Papua yang baru akan menyelesaikan kuliah di Oxford dan lanjut S3 di Harvard.
Menurut Jokowi, para stafsus ini sudah memiliki kegiatan dan pekerjaan. Di antaranya ada yang menjadi CEO dan founder, hingga aktivis sosial dan pendidikan. Sehingga tak harus mereka selalu ada di istana.
"Ya bisa nanti mingguan, tidak harus ketemu. Tapi minimal satu dua minggu pasti ketemu, tapi enggak harus harian," terang Jokowi.
Meski tidak harus tiap hari ngantor, Jokowi mengatakan yang penting mereka bisa memberikan masukan tiap saat kepada presiden.
"Tapi bahwa masukan tiap jam, menit bisa saja," pungkas Jokowi.
Berikut adalah 7 nama staf khusus Jokowi:
Adamas Belva Syah Devara, 29 tahun, pendiri Ruang Guru
Putri Indahsari Tanjung, 23 tahun, CEO dan Founder CreativePreneur
Andi Taufan Garuda Putra, 32 tahun, CEO PT Amartha Micro Fintech
Ayu Kartika Dewi, 36 tahun, perumus Gerakan Sabang Merauke
Gracia Billy Mambrasar, 31 tahun, putra asli Papua
Angkie Yudistia, 32 tahun, penyandang disabilitas yang aktif di bidang sociopreneur. Akan menjadi juru bicara Jokowi di bidang sosial
Aminudin Maruf, 33 tahun, pernah jadi Ketua Umum PB PMII
