News
·
22 November 2020 22:18

Jokowi: Butuh Visi Besar Dalam Memulihkan Krisis Akibat Pandemi COVID-19

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Jokowi: Butuh Visi Besar Dalam Memulihkan Krisis Akibat Pandemi COVID-19 (51468)
Presiden Jokowi hadiri KTT G20 Tahun 2020 secara virtual. Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi kembali menghadiri rangkaian KTT G20 tahun 2020 secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/11). Ia didampingi Menkeu Sri Mulyani, Seskab Pramono Anung dan Menlu Retno Marsudi.
ADVERTISEMENT
Dalam sesi kedua ini, para pemimpin KTT G20 membahas tema yakni "Membangun Masa Depan yang Inklusif, Berkelanjutan dan Tangguh".
Jokowi mengatakan, pandemi COVID-19 telah memberikan banyak pelajaran berharga bagi seluruh dunia termasuk para negara KTT G20. Ia menyebut, seluruh negara harus berkaca dari pandemi ini.
"Presiden menyampaikan pandemi ini telah memberikan pelajaran berharga bagi kita semua dan ini waktu kita untuk introspeksi bukan hanya untuk pulih dari krisis kesehatan dan ekonomi namun bangkit dan tumbuh lebih kokoh lagi," kata Retno dalam konferensi pers setelah pertemuan sesi kedua KTT G20.
Jokowi menambahkan, pemulihan itu dapat diwujudkan jika ada visi besar dan aksi yang besar. Maka dari itu, Indonesia harus melakukan transformasi besar setelah pandemi COVID-19.
ADVERTISEMENT
"Hal ini dapat diwujudkan jika terdapat visi besar, aksi besar dan perubahan yang besar. Presiden bilang Indonesia ingin melakukan transformasi besar dan sudah menjadi komitmen Indonesia untuk menuju ekonomi lebih hijau dan berkelanjutan," ucap Retno.
Terkait dengan pemulihan ekonomi, Jokowi menegaskan tidak boleh mengabaikan perlindungan terhadap lingkungan.
Maka dari itu, Indonesia akan melakukan berbagi terobosan mulai dari memanfaatkan biodiesel B-30, menguji coba green diesel D100 dari bahan kelapa sawit dan menyerap lebih dari 1 juta ton sawit produksi petani serta memasang ratusan ribu Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di sektor rumah tangga.
"Proyek ini akan menciptakan puluhan ribu lapangan kerja baru sekaligus berkontribusi pada pengembangan energi masa depan," tutur Jokowi.
ADVERTISEMENT