Jokowi Diharapkan Ikuti Saran Megawati-JK: Penanganan Corona Harus Satu Komando
ยทwaktu baca 2 menit

Pemerintah diharapkan mengikuti saran Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri dan Wapres ke-10 dan 12 RI Jusuf Kalla terkait penanganan COVID-19. Baik Megawati maupun JK menyarankan agar penanganan corona berada di bawah satu komando.
"Saya kira apa yang disampaikan tokoh-tokoh itu adalah sesuatu yang menjadi perhatian, di dalam kondisi seperti ini komando itu satu saja," kata Anggota Komisi IX Darul Siska, Kamis (5/8).
"Bahwa dalam proses pengambilan keputusan komando itu harus bermusyawarah itu internal timnya gitu. Jadi kalau itu diserahkan katakanlah kepada Satgas ya Satgas, semuanya instruksinya dari Satgas. Kalau KPCPEN ya KPCPEN," tambahnya.
Politikus Golkar ini menilai saran dari JK maupun Megawati sudah seharusnya dijalankan. Sebab, keduanya punya pengalaman memimpin dan menangani sederet masalah.
"Itu arahan mereka, pikiran mereka tokoh-tokoh itu benar. Mereka kan juga menyampaikan pikiran mereka karena pengalaman selama berada dalam pemerintahan," ujarnya.
Nantinya, jika arahan tersebut diterima oleh pemerintah maka menurutnya Presiden Jokowi memiliki hak untuk menentukan siapa yang memegang komando. Sehingga, penanganan pandemi COVID-19 bisa terkoordinasi dengan baik.
"Di pusat terserah Presiden kasih tugas ke siapa sebagai komandan dari penanganan pandemi COVID-19 ini. Biarlah Presiden yang menentukan sendiri dalam rangka kegiatan ini berjalan efektif, ya satu komando," ujarnya.
Sebelumnya, JK menyebut terlalu banyak organisasi dalam penanganan pandemi di Indonesia. Padahal, seharusnya bisa di bawah satu komando yang sama saja.
"Iya, harus lebih simpel direction ke bawah dan harus full time. sehingga hari ini harus bicara COVID, harus soal isolasi, harus bicara disiplin, bicara ekonomi lagi," kata JK dalam wawancara khusus dengan kumparan, Senin (26/7).
Terbaru, Megawati juga menyuarakan hal serupa. Menurut dia, penanganan pandemi harusnya dilakukan oleh Satgas COVID-19.
"Coba tolong dipikirkan. Saya mau ngomong ke Pak Jokowi, siapakah yang harus pegang komando. Sekarang Satgas pandemi kan ada, harusnya kan itu, ya, sudah begitu. Tapi yang saya lihat lapangan semua bisa dibilang jak-jakan. Saya enggak sabaran," kata Megawati, Rabu (4/8).
"Ini pertanyaan saya. Ini katanya terbuka, lah monggo sama-sama mikir supaya cepat. Makanya saya bilang tanggap darurat, reaksi cepat, tepat sasaran. Tepat sasaran harus di-create dari awal," tutupnya.
