Mencuat Lagi Kabar Jokowi Bakal Reshuffle Menteri, Siapa Saja?

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

Presiden Joko Widodo menyampaikan pengarahan kepada kepala daerah seluruh Indonesia di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (13/8/2024). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo menyampaikan pengarahan kepada kepala daerah seluruh Indonesia di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (13/8/2024). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO

Presiden Jokowi dikabarkan akan kembali melakukan reshuffle kabinet dalam beberapa hari ke depan.

Berdasarkan informasi dihimpun, ada empat pos kementerian bakal direshuffle yakni Menteri LHK, Menteri ESDM, Menteri Investasi dan MenkumHAM.

  1. Menteri LHK yang sebelumnya dijabat politikus NasDem, Siti Nurbaya Bakar, akan digantikan oleh Raja Juli Antoni politikus PSI.

  2. Sedangkan Menteri ESDM dari Arifin Tasrif akan digantikan oleh Bahlil Lahadalia.

  3. Menteri Investasi yang sebelumnya dijabat Bahlil akan diisi oleh Rosan Roeslani.

  4. Lalu MenkumHAM dari semula dijabat Yasonna Laoly akan dijabat Supratman Andi yang merupakan politikus Gerindra.

kumparan sudah mencoba mengkonfirmasi kabar ini kepada Mensesneg Pratikno namun belum ada respons. Namun, salah satu sumber kumparan di Istana menyebut sejauh ini belum ada jadwal.

Thomas Djiwandono melambaikan tangan saat bersiap untuk dilantik menjadi Wakil Menteri Keuangan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/7/2024). Foto: Hafidz Mubarak A/ ANTARA FOTO
Sudaryono melambaikan tangan saat bersiap untuk dilantik menjadi Wakil Menteri Pertanian oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/7/2024). Foto: Hafidz Mubarak A/ ANTARA FOTO

Jokowi terakhir melantik Wakil Menteri yakni Wamenkeu II dan Wamentan pada (18/7). Wamenkeu II dijabat Thomas Dijwandono. Sedangkan Wamentan dijabat Sudaryono.

Mereka adalah orang dekat presiden terpilih Prabowo Subianto sekaligus kader Gerindra.

Jokowi sempat ditanya apakah masih memungkinkan melakukan reshuffle di sisa jabatannya. Kala itu, sempat beredar Bahlil akan digeser jadi Menteri ESDM dan Rosan jadi Menteri Investasi.

Jokowi menepis reshuffle Bahlil dan Rosan. Meski begitu Ia menyebut reshuffle bisa saja dilakukan jika memang diperlukan.

"Ya, bisa saja kalau diperlukan. Kalau diperlukan," kata Jokowi di Jakarta Convention Center, Kamis (1/8).