Jokowi: Pilkada Harus Dilakukan dengan Normal Baru

Presiden Jokowi terus mengingatkan pentingnya kebiasaan hidup baru atau new normal dengan disiplin protokol kesehatan. Menurutnya, hal ini juga perlu dilakukan saat penyelenggaraan Pilkada pada 9 Desember mendatang. Mengingat pandemi virus corona belum diketahui kapan berakhirnya.
"Situasi tidak bisa dibiarkan, penyelenggara pilkada harus tetap dilakukan, tidak bisa menunggu pandemi berakhir karena kita tidak tahu, negara mana pun tidak tahu kapan pandemi ini berakhir oleh karena itu penyelenggara pilkada harus dilakukan dengan cara baru baru dengan normal baru," kata Jokowi saat rapat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (8/9).
Jokowi menegaskan kedisiplinan protokol kesehatan saat pilkada adalah yang utama dan tak bisa ditawar. Ia pun menyayangkan adanya pelanggaran protokol kesehatan sejumlah bakal paslon, baik mengundang kerumunan saat pendaftaran ke KPU hingga mengadakan konser saat deklarasi.
Oleh karena itu, sekali lagi kedisiplinan penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggara pilkada harus dilakukan, harus ditegakkan dan tidak ada tawar-menawar.
-Presiden Jokowi
"Karena saya mengikuti situasi di lapangan masih banyak pelanggaran protokol yang dilakukan oleh bakal pasangan calon, misalnya masih ada deklarasi bakal pasangan calon pilkada yang menggelar konser yang dihadiri oleh ribuan dan mengundang kerumunan, menghadirkan massa, hal seperti ini harus menjadi perhatian kita," imbuhnya.
Jokowi juga meminta peran semua pihak, baik dari penyelenggara pemilu, TNI-Polri, hingga tokoh masyarakat untuk memberi sosialisasi dan mendisiplinkan masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan.
"Saya minta semua pihak, pada penyelenggara pemilu KPU-Bawaslu, aparat pemerintah, jajaran keamanan, penegak hukum, seluruh aparat TNI-Polri, seluruh tokoh masyarakat, tokoh organisasi untuk aktif bersama-sama mendisiplinkan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan," pungkasnya.
----------------------------------
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona
