Jokowi soal Penanganan Penindakan PPKM Darurat: Jangan Keras dan Kasar

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

Presiden Jokowi pada 16 Desember 2020 menyatakan vaksin COVID-19 gratis bagi rakyat. Foto: Twitter/@jokowi
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Jokowi pada 16 Desember 2020 menyatakan vaksin COVID-19 gratis bagi rakyat. Foto: Twitter/@jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada Polri dan juga Mendagri agar jangan keras dan kasar dalam menindak masyarakat pelanggar PPKM Darurat . Dia meminta petugas tetap tegas namun santun. Sembari sosialisasi memberikan ajakan terapkan PPKM sambil bagi-bagi beras. "Kemudian, hati-hati dalam menurunkan mobility indeks mengenai penyekatan dan penanganan terhadap masyarakat, pedagang, PKL, toko," kata Jokowi dalam rapat terbatas (Ratas) Evaluasi PPKM Darurat pada 16 Juli yang videonya diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Sabtu (17/7). "Saya minta kepada Polri dan juga nanti Mendagri kepada daerah agar jangan keras dan kasar. Tegas dan santun. Sambil sosialisasi memberikan ajakan-ajakan, sambil bagi beras, itu mungkin bisa sampai pesannya," lanjut Jokowi. Jokowi bahkan menyoroti kasus pemukulan anggota Satpol PP terhadap ibu hamil di Gowa, Sulsel. Menurut dia hal itu harusnya tidak perlu terjadi karena akan semakin memanaskan suasana.

"Saya kira peristiwa-peristiwa seperti yangg terjadi di Sulsel, Satpol PP memukul pemilik warung, apalagi ibu-ibu ini untuk rakyat menjadi memanaskan suasana," ujar dia.

embed from external kumparan