Julukan Presiden RI: Mega Ibu Penegak Konstitusi, SBY Bapak Perdamaian

17 April 2022 5:35
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Julukan Presiden RI: Mega Ibu Penegak Konstitusi, SBY Bapak Perdamaian (181491)
zoom-in-whitePerbesar
SBY dan Megawati. Foto: Rumgapres/Abror Rizki
ADVERTISEMENT
Setiap presiden yang pernah memimpin Indonesia mempunyai julukan spesial tersendiri. Misalnya, Sukarno yang biasa disebut Proklamator dan Soeharto yang dijuluki Bapak Pembangunan.
ADVERTISEMENT
Lalu bagaimana dengan presiden Indonesia lainnya yang pernah menjabat?
Kementerian Sekretariat Negara memberi jawaban. Dalam unggahannya di medsos, Sabtu (16/5), Setneg menjelaskan julukan keenam Presiden Indonesia yang telah selesai menjabat versi Museum Kepresidenan RI Balai Kirti. Berikut rinciannya:
1. Ir Sukarno, Bapak Proklamasi
Presiden pertama ini mendapat julukan Bapak Proklamator karena merupakan tokoh yang membacakan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945.
Julukan Presiden RI: Mega Ibu Penegak Konstitusi, SBY Bapak Perdamaian (181492)
zoom-in-whitePerbesar
Pengambilan foto reka kejadian dilokasi yang sama dari Presiden Sukarno membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 1945. Foto: Nugroho Sejati/kumparan dan ANTARA FOTO/IPPHOS
2. Soeharto, Bapak Pembangunan
Presiden kedua Republik Indonesia mendapat julukan Bapak Pembangunan karena merupakan tokoh yang memprakarsai program pembangunan ekonomi (Repelita) sebagai prioritas utama pada masa jabatannya.
Julukan Presiden RI: Mega Ibu Penegak Konstitusi, SBY Bapak Perdamaian (181493)
zoom-in-whitePerbesar
HM Soeharto. Foto: Agus Lolong/AFP
3. BJ Habibie, Bapak Teknologi
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Presiden ke-3 Indonesia ini terkenal dengan kecerdasannya di bidang teknologi dan industri penerbangan, sehingga ia dijuluki Bapak Teknologi. Bahkan, pesawat N250 Gatotkaca menjadi pesawat pertama buatan Indonesia hasil dari gagasannya.
Julukan Presiden RI: Mega Ibu Penegak Konstitusi, SBY Bapak Perdamaian (181494)
zoom-in-whitePerbesar
Presiden B.J Habibie menyampaikan pidato pertanggungjawaban saat Sidang umum MPR di Jakarta pada 14 Oktober 1999. Foto: OKA BUDHI/AFP
4. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Bapak Pluralisme
ADVERTISEMENT
Gus Dur mendapat julukan sebagai Bapak Pluralisme karena memberikan gagasan-gagasan universal mengenai pentingnya menghormati perbedaan sebagai bangsa yang beragam dan lantang dalam membela minoritas.
Julukan Presiden RI: Mega Ibu Penegak Konstitusi, SBY Bapak Perdamaian (181495)
zoom-in-whitePerbesar
Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Foto: Jay Directo/AFP
5. Megawati Soekarnoputri, Ibu Penegak Konstitusi
Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri diberi julukan sebagai Ibu Penegak Konstitusi karena jasanya dalam mencetuskan berdirinya KPK dan menyiapkan sistem pemilu pertama kali. Sehingga masyarakat Indonesia dapat memilih langsung presiden dan wakil presiden.
Julukan Presiden RI: Mega Ibu Penegak Konstitusi, SBY Bapak Perdamaian (181496)
zoom-in-whitePerbesar
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di acara pengarahan Presiden RI kepada Purnapaskibraka Duta Pancasila. Foto: Dok. Biro Pers Setpres
6. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Bapak Perdamaian
Bapak Perdamaian ialah julukan yang diberikan kepada SBY karena saat menjabat presiden, Indonesia banyak berpartisipasi dalam misi perdamaian, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Julukan Presiden RI: Mega Ibu Penegak Konstitusi, SBY Bapak Perdamaian (181497)
zoom-in-whitePerbesar
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menunjukkan hasil lukisan karyanya berjudul 'Debur Ombak di Pantai Pacitan'. Foto: Instagram/andi_a_mallarangeng
Kira-kira apa julukan untuk Joko Widodo (Jokowi), Presiden ke-7 Indonesia, setelah tidak menjabat nanti?
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020