Kabakom Syahganda Ungkap Arahan Prabowo: Pikiran Publik Harus Sampai Ke Presiden

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Syahganda Nainggolan usai dilantik sebagai Kepala Bakom RI di Istana Negara, 2/10/2026. Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Syahganda Nainggolan usai dilantik sebagai Kepala Bakom RI di Istana Negara, 2/10/2026. Foto: Youtube/Sekretariat Presiden

Kepala Badan Komunikasi (Bakom), Syahganda Nainggolan, mengungkap dua arahan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto kepadanya setelah dilantik. Arahan tersebut yakni Prabowo ingin pikiran serta program-programnya dapat tersampaikan ke rakyat yang paling bawah dan Presiden ingin pendapat masyarakat serta realita yang benar-benar terjadi sampai ke telinganya.

Hal itu disampaikan Syahganda dalam acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Bakom ke-4 dan Wakil Kepala Bakom di Kantor Bakom RI, Jakarta Pusat, Selasa (6/10).

Syahganda menuturkan, setelah dilantik, ia dipanggil Presiden ke Hambalang bersama Wakil Kepala Bakom pada Minggu (4/10). Pertemuan itu berlangsung sekitar dua jam dan dalam kesempatan tersebut ia menerima arahan terkait peran Bakom.

"Kita diberi tahu tentang bagaimana Bakom ini pikiran-pikiran beliau, program-program beliau, itu sampai ke rakyat yang paling bawah," ujar Syahganda.

Arahan kedua menyangkut aspirasi dari bawah. Menurut Syahganda, Presiden meminta agar kondisi di lapisan masyarakat paling bawah sampai kepada dirinya.

"Yang kedua, Bapak Presiden mengarahkan pikiran orang-orang yang paling bawah dan apa yang terjadi paling bawah harus sampai ke telinga beliau. Ini yang diminta, jadi bagaimana kita ini mendengarkan suara rakyat, pesannya itu," lanjutnya.

Syahganda mengaku sebagai orang baru di Bakom, ia merasakan beban amanah tersebut cukup berat. Ia menyebut amanah itu "ngeri-ngeri sedap".

Namun, ia bersyukur karena didampingi Wakil Kepala Bakom Fadli Tri Hartono yang lebih memahami situasi karena sebelumnya dua tahun menjadi staf khusus Menteri Sekretaris Negara.

Sejak Senin (5/10), Syahganda bersama Wakil Kepala Bakom telah memimpin rapat, termasuk dengan para deputi, untuk melihat perkembangan yang telah dicapai.

Ia menilai Bakom telah berkembang di bawah kepemimpinan Muhammad Qodari, antara lain lewat jaringan humas sebagai sarana menyampaikan pikiran Presiden kepada rakyat, serta kanal aduan di sejumlah kementerian dan lembaga seperti Lapor Pak Polisi, Lapor Pak Menkeu, dan Lapor Pak Mentan.

"Kita tinggal meneruskan apa yang dilakukan oleh Pak Qodari selama ini," kata Syahganda.

Ia menegaskan dirinya dan Wakil Kepala Bakom akan bekerja sebagai satu tim. Syahganda juga menyatakan akan menjalin hubungan terbuka dengan awak media, baik media arus utama maupun media baru.

"Tolong jangan segan-segan bertanya, datang, bertandang, kopi digelar," ucapnya.

Reporter: Nabilah Siti Nurhikmah