Kabar Gembira dari Yogyakarta, Kajari Bantul Sembuh dari COVID-19

Pemerintah Daerah (Pemda) Yogyakarta mengonfirmasi bahwa 3 pasien positif corona di DIY dinyatakan sembuh. Dari tiga pasien tersebut diketahui salah satunya adalah Kajari Bantul, dia tercatat sebagai pasien kasus nomor 4 di DIY.
"Kabar gembira pada hari ini juga telah diperoleh Laporan Hasil Uji dari BBTKLPP, sehingga bisa dinyatakan sembuh terhadap 3 kasus positif covid 19 di DIY," kata Juru Bicara Pemda DIY untuk penanganan COVID-19 Berty Murtiningsih," Sabtu (4/4).
"Kasus 4 Laki laki 50 tahun warga Bantul (dinyatakan sembuh)," kata Berty.
Kabar tersebut juga disampaikan oleh Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penularan Infeksi COVID-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santosa. Oki sapaan akrabnya mengonfirmasi bahwa Kajari Bantul sembuh setelah dua hasil swab dinyatakan negatif.
"Hasil lab terakhir beliau hari ini negatif. Kalau sudah 2 kali hasil lab negatif, dari RS dinyatakan sembuh. Hasil hari ini adalah hasil yang kedua buat pak kajari," kata Oki.
Sebelumnya, Oki menjelaskan bahwa kronologis tertularnya pasien nomor 4 ini. Dia menjelaskan pasien tertular saat di Jakarta. Dia memang sering bolak-balik Jakarta-Yogyakarta karena memang beralamat di Jakarta.
"Jadi untuk yang positif ini riwayatnya adalah beliau mempunyai riwayat perjalanan ke Jakarta sudah beberapa hari sakit dan akhirnya masuk ke RSUD Panembahan," kata Oki di Pemkab Bantul Jumat (20/3) lalu.
"Perjalanan, keluarga rumahnya di Jakarta. Bolak balik Jakarta-Jogja," ujarnya.
Pasien masuk rumah sakit pada hari Kamis minggu lalu atau tanggal 12 Maret. Dia mengeluhkan batuk, panas tinggi serta sesak.
Sementara dua pasien sembuh corona lainnya adalah kasus nomor 9 di DIY yaitu balita 4 bulan warga Kulon Progo. Serta kasus nomor 11 di DIY laki-laki 55 tahun warga Gunung Kidul.
Sembuhnya pasien kasus nomor 11 di DIY telah diberitakan sebelumnya, kabar gembira datang dari Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Satu pasien positif corona yang dirawat di RSUD Wonosari hari ini dinyatakan sembuh. Hal tersebut disampaikan Direktur Utama RUmah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, Heru Sulistyowati.
"Kepareng matur Ibu Bupati, Pak Wabup, Ibu Ketua DPRD. Kabar gembira, Alhamdulillah pasien yang positif covid-19 yang dirawat di RSUD, hasil pemeriksaan evaluasi laboratorium swab, 2 kali sudah negatif," kata Heru dalam keterangannya, Sabtu (4/4).
