Kabareskrim Akui Masih Ada Polisi yang Korupsi: Jadi PR Kita Bersama

25 Oktober 2023 16:17 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada. Foto: Humas Polda Aceh
zoom-in-whitePerbesar
Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada. Foto: Humas Polda Aceh
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Kabareskrim Polri, Komjen Wahyu Widada, mengakui hingga kini masih ada segelintir oknum anggota kepolisian yang bersifat koruptif. Ia memastikan hal ini akan terus diberantas.
ADVERTISEMENT
Hal ini disampaikan Wahyu saat menjadi pembicara dalam Konferensi Hukum Nasional 2023 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (25/10). Acara tersebut mengangkat tema 'Strategi dan Sinergitas Penegakan Hukum Tindak Pidana Korupsi'.
Wahyu menjelaskan, dari ratusan ribu anggota Polri masih ada beberapa di antaranya yang nakal. Kapolri Jenderal Listyo Sigit telah memerintahkan untuk menindak tegas oknum yang bermain tersebut.
"Pak Kapolri sendiri sudah memberikan penekanan penegakan, tindak tegas terhadap mereka yang melakukan tindakan koruptif dan berikan reward kepada mereka yang bisa bekerja dengan baik," ujar Wahyu.
"Tapi ya tidak (mudah), masih terus ada terus ada (anggota yang koruptif). Ini tidak mudah menjadi PR kita bersama," lanjut dia.
Dalam mengatasinya, Wahyu menjelaskan, Kapolri juga telah berupaya untuk meningkatkan kesadaran jajarannya dalam melaporkan LHKPN. Di mana, saat ini tingkat kepatuhannya diklaim sudah mencapai 95 persen.
ADVERTISEMENT
Selain itu, Wahyu menuturkan, Polri saat juga telah membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang menemukan pelanggaran anggota polisi.
"Saat ini banyak sekali pengaduan yang masuk, termasuk terhadap instansi kami sendiri. Bareskrim diadukan, tidak masalah. Anggota polisi yang nakal diadukan, untuk bersih-bersih itu suatu hal yang baik," ungkapnya.