KAI Cek Informasi Palang Tak Menutup saat Kereta Hantam Mobil-Motor di Prambanan
·waktu baca 1 menit

Kereta Api (KA) 161 Bangunkarta menabrak sepeda motor dan mobil di perlintasan sebidang antara Stasiun Brambanan-Maguwo di Prambanan, Kabupaten Sleman, Selasa (4/11). Tiga orang tewas dalam peristiwa tersebut.
Terkait insiden itu, muncul dugaan palang pintu perlintasan tidak menutup sehingga mobil dan motor tetap melintas. Di saat yang bersamaan kereta melintas.
Terkait informasi tersebut, pihak KAI Daop 6 akan mendalaminya.
"Untuk kronologi lengkapnya dan juga penyebabnya kami masih menunggu pemeriksaan resmi nanti akan kami informasikan kemudian," kata Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, kepada wartawan.
Feni menyampaikan permohonan maaf dan belasungkawa atas peristiwa ini.
"Kami informasikan saat ini kami Daop 6 Yogyakarta berfokus pada penanganan korban dan pendampingan keluarga untuk seluruh proses yang dibutuhkan," jelasnya.
KAI akan memberikan pendampingan dan bantuan terhadap para korban.
"Proses dilakukan baik korban dan keluarganya akan didampingi dan dibantu KAI termasuk pendampingan asuransi dan lain-lainnya KAI akan mendampingi. Proses pemakaman KAI juga yang akan melakukan persiapan dan yang akan mendampingi," pungkasnya.
