KAI Commuter Sesuaikan 17 Perjalanan, KRL Jabodetabek Berkurang Jadi 1.048/Hari

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi KRL. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi KRL. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

KAI Commuter melakukan penyesuaian terhadap 17 perjalanan Commuter Line Jabodetabek sejak Senin (7/9). Penyesuaian dilakukan karena sejumlah rangkaian gerbong KRL tengah menjalani perawatan secara intensif.

Dengan penyesuaian tersebut, jumlah perjalanan Commuter Line Jabodetabek yang dioperasikan setiap hari berkurang dari sebelumnya 1.065 perjalanan menjadi 1.048 perjalanan.

Penyesuaian ini dilakukan tak lama setelah insiden KRL anjlok dua kali pada Jumat (4/9/2026).

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan penyesuaian jadwal dilakukan dengan menyesuaikan jumlah sarana yang dapat dioperasikan. Penyesuaian tersebut bersifat sementara dan dilakukan pada perjalanan pagi, sore, hingga malam hari.

"Saat ini kami melakukan proses perawatan rangkaian sarana KRL yang ada secara intensif, demi keselamatan dan keamanan perjalanan," kata Karina dalam keterangan yang diterima kumparan pada Selasa (8/9).

Penumpang berada di dalam Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line rute Bogor-Jakarta Kota di Jakarta, Selasa (8/9/2026). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

Sebanyak 17 perjalanan yang disesuaikan terdiri dari 12 perjalanan pada pagi hari dan 5 perjalanan pada sore hari.

Pada pagi hari, penyesuaian dilakukan terhadap tujuh perjalanan dari Bogor, Cilebut, dan Depok menuju Manggarai atau Jakarta Kota. Selain itu, terdapat lima perjalanan dari Jakarta Kota menuju Bogor yang juga disesuaikan.

Sementara pada sore hari, penyesuaian dilakukan terhadap dua perjalanan dari Manggarai menuju Bogor dan tiga perjalanan dari Bogor.

Calon penumpang memadati peron Stasiun Manggarai, Jakarta, Jumat (4/9/2026). Situasi di stasiun tersebut terlihat kembali seperti biasa pada jam sibuk setelah KRL CLI 225-4001 mengalami dua kali anjlok. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Pahami Ketidaknyamanan

Karina mengatakan perawatan dilakukan terhadap rangkaian KRL yang selama ini digunakan pengguna untuk menunjang mobilitas sehari-hari. Menurut dia, langkah tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan layanan serta memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan.

"Kami memahami pasti akan ada ketidaknyamanan bagi para pengguna Commuter Line selama proses perawatan ini. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," ujar Karina.

KAI Commuter mengimbau pengguna untuk kembali menyesuaikan jadwal perjalanan selama penyesuaian operasional berlangsung.

Informasi mengenai jadwal dan operasional Commuter Line akan disampaikan secara berkala melalui pengumuman di stasiun, di dalam kereta, aplikasi C-Access, serta kanal media sosial resmi KAI Commuter.