KAI: Dua KA Tergelincir di Stasiun Pasar Senen Tak Saling Terkait, Jaraknya Jauh

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Franoto Wibowo, Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta. Foto: Aditya Nugraha/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Franoto Wibowo, Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta. Foto: Aditya Nugraha/kumparan

KAI Daop 1 Jakarta menyebut insiden lokomotif KA Jaka Tingkir dan KA Serayu yang tergelincir di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada Jumat (22/5) pagi, tidak berkaitan. Keduanya disebut tergelincir di titik yang berjauhan.

“Kalau melihat letaknya nggak (berkaitan), (posisinya) jauh malah,” ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (22/5).

Franoto menjelaskan sekitar pukul 07.58 WIB terdapat kabar dua rangkaian tergelincir. Yang pertama adalah lokomotif eks KA Jaka Tingkir.

“Tergelincirnya lokomotif eks kereta api Jaka Tingkir, bekas kereta api Jaka Tingkir, dan dua as kereta, bukan kereta api ya, kereta Serayu. Lokasinya berjauhan,” katanya.

Situasi Stasiun Pasar Senen Pasca Insiden KA Jaka Tingkir dan KA Serayu Anjlok, Jumat (22/5/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Namun demikian, dia masih belum mengungkap penyebab dua KA itu tergelincir.

“Betul, dan masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Franoto merinci, lokomotif eks Jaka Tingkir memiliki enam as dan lima di antaranya tergelincir.

“Satu lokomotif, tapi lokomotif itu ada enam as, yang tergelincirnya lima,” katanya.

Sementara pada KA Serayu, dua dari empat as yang dimiliki satu gerbong dilaporkan keluar dari rel.

“Satu kereta itu atau bahasa masyarakat itu satu gerbong itu ada empat as, yang tergelincirnya dua as,” ujarnya.

Ia menjelaskan lokomotif eks Jaka Tingkir baru tiba dari wilayah Daop 6 dan hendak disimpan, sementara KA Serayu justru hendak bergerak menuju jalur utama.

“Yang satu lagi baru datang dari wilayah Daop 6 Yogyakarta Purwosari, sudah turun penumpang semuanya dan mau disimpan atau dilangsir di jalur parkir,” ujarnya.

“Yang satu mau berangkat, jadi dari jalur simpan dari jalur parkir mau ke jalur utama,” tambahnya.

Insiden itu terjadi saat kedua KA sedang proses langsir. Sehingga, tak ada korban dalam insiden ini.