Kak Emma Rela Dipenjara Gantikan Habib Rizieq

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Kak Emma, teman Firza Husein. (Foto: Marcia Audita/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kak Emma, teman Firza Husein. (Foto: Marcia Audita/kumparan)

Fatimah Husein Assegaf atau Emma, mengaku rela menggantikan posisi Imam Besar Front Pembela Islam Muhamad Rizieq Syihab jika dipenjara. Hal itu pernah ia ucapkan saat menjalani rangkaian pemeriksaan di Kepolisian Resor Kota Depok, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

"Saya kemarin bilang, 'Pak, kalau gara-gara kesaksian saya Habib Rizieq sampai dipenjara, mending saya yang dipenjara saja deh pak. Cuma gara-gara isu perselingkuhan, apalagi dia ulama," ujarnya saat ditemui kumparan (kumparan.com) di rumahnya di Depok, Kamis (18/5).

Nama Emma memang santer terdengar saat teman mengajinya, Firza Husein, diduga terlibat dalam penyebaran konten pornografi di situs baladacintarizieq. Di situs itu, ditampilkan potongan rekaman pembicaraan dan screenshot obrolan pesan elektronik Firza dengan Rizieq. Diduga, Firza turut mencurahkan hal tersebut ke Emma.

Baca juga: Kak Emma Buka-bukaan Soal Kasus Firza dan Habib Rizieq

Firza dan Rizieq (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Firza dan Rizieq (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Emma sendiri pernah diperiksa beberapa waktu lalu di Polres Depok dan Polda Metro Jaya Jakarta Selatan. Dalam berita acara pemeriksaan, polisi sempat menyinggung pengakuan Emma ihwal chat audio antara dirinya dengan Firza.

Menurut Emma, ada oknum yang memang sengaja ingin menjatuhkan nama baik Habib Rizieq. Emma pun mengaku hanya menjadi korban dari kasus tersebut.

"Saya dikorbankan sebagai saksi untuk perselingkuhan. Itu enggak betul. Banyak yang menggiring ini bukan ke Firzanya, tapi justru ke Habib Rizieq. Screenshot percakapan itu palsu. Perbincangan saya ke Firza hanya seputar pelajaran agama, bukan chat lain yang dituduhkan (polisi)," kata Emma.

Pernah, kata Emma, saat diperiksa pertama kali di Polres Depok, polisi menanyakan tentang murid-murid yang menyukai sosok Rizieq. Emma pun menjawab perasaan murid-murid tersebut hanya sebatas rasa kagumnya kepada sosok seorang ulama.

"Saya bilang, banyak yang suka tapi sama meterinya, penyampaiannya. Saya bilang begini 'Pak jangan dibawa seperti ABG (Anak Baru Gede -red) lah, bercinta begitu. Di berita acara pemeriksaan pertama saya ngomong gitu," ujar Emma. "Habib Rizieq itu enggak pernah sembarangan foto sama perempuan, dia pasti selalu mengajak istrinya," lanjutnya.

Baca juga : Emma dan Firza Husein Teman Curhat

Habib Rizieq dan istri menyerahkan Surat Suara (Foto: Jihad Akbar/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Habib Rizieq dan istri menyerahkan Surat Suara (Foto: Jihad Akbar/kumparan)

Bahkan, saat pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Selasa (16/5) lalu, Emma mengaku sempat diarahkan polisi untuk tidak menanggapi pertanyaan wartawan.

"Kemarin polisi bilang, 'Ibu jalan lewat belakang saja karena di depan banyak wartawan' dan pas sampai mobil saya bilang sama wartawan 'Polisi bilang kita enggak boleh ngomong, suruh jalan lewat belakang saja" ujar Emma.

"Dan polisi juga pernah nanya juga, saya lewat belakang tapi kok tetap ada berita tentang saya, saya bilang saja, kan bisa (orang) dari dalam, saya bilang begitu," kata Emma.

Baca juga: Kak Emma Mengaku Diarahkan Penyidik

Firza Husein di Polda Metro Jaya (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Firza Husein di Polda Metro Jaya (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Emma juga mengaku sempat digiring polisi untuk mengakui sosok Firza dalam situs skandal tersebut. Saat pemeriksaan, dia pernah disuruh membandingkan foto Firza yang memakai dan tanpa memakai kerudung.

"Waktu itu disuruh bandingin foto Firza yang berjilbab sama yang enggak. Yang pertama ditunjukkan yang berjilbab, saya bilang di foto ini ada saya, Zahra, Umi Fahlun dan Firza. Lalu foto kedua ditunjukkan ke saya. Polisi bilang 'Coba ibu lihat, sama kok?' Saya pikir ini suatu penggiringan dari polisi. Akhirnya karena capek saya bilang mirip. Polisi pun menimpali 'Saudara kembarnya ya?' saya bilang enggak tahu," kata Emma.

Meski demikian, Emma pun tidak pernah mendapat intimidasi fisik dari polisi. Sejauh ini, hanya telepon genggam milkknya yang masih disita.

"Saya enggak dikasih lihat foto telanjang Firza, tapi kalau dikasih pun saya enggak mau lihat. Saya enggak ada intimidasi, paling handphone saja masih disita dan belum dikembalikan sampai sekaran," ungkapnya.

Pertemuan Firza dengan Rizieq berawal saat Firza meminta Emma untuk bergabung dalam Majelis Taklim di bawah naungan Rizieq. Pada 2015 lalu, Firza akhirnya mengikuti beberapa serangkaian pengajian bersama Emma, Rizieq dan murid-murid lainnya di Petamburan, Jakarta Barat dan Mega Mendung, Bogor.