Kakak Korban Penyekapan Minta Taufik Dihukum Setimpal, Tukar Mata buat Adiknya

Penangkapan Taufik Hidayat (30), tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR (29) selama 3 tahun, memunculkan reaksi emosional dari pihak keluarga korban.
Kakak lelaki YTR, Shandy, bersyukur pelaku telah ditangkap, tapi di saat yang sama meluapkan amarah dan kepedihan atas kondisi sang adik yang kini mengalami gangguan penglihatan berat. Wajah YTR juga sulit dikenali karena luka berat yang dideritanya akibat ulah Taufik.
Dalam video yang diterima kumparan, Shandy menyebut keluarga menyambut baik langkah cepat Polda Jawa Barat yang berhasil menangkap Taufik.
“Alhamdulillah pihak Polda sudah menangkap si pelaku,” ujarnya.
Namun, rasa lega itu tak menghapus kepedihan keluarga melihat kondisi YTR yang memprihatinkan. Kakak korban menyampaikan pernyataan keras, meminta mata Taufik untuk mengganti mata adiknya.
“Izin kepada seluruh warga Indonesia, gak perlu izin ke orang tuanya karena orang tuanya sudah memasrahkan mau bagaimana pun, bebas. Saya mau minta matanya supaya adik saya bisa melihat lagi,” kata Shandy.
YTR saat ini masih menjalani serangkaian operasi dan perawatan intensif di RSHS Bandung. Kemenkes RI akan menanggung biaya rekonstruksi wajah YTR yang rusak akibat ulah Taufik.
Keluarga berharap proses hukum dapat mengungkap seluruh kekerasan yang dialami YTR selama disekap pelaku sejak 2023.
Taufik yang ditangkap di Majalaya, Kabupaten Bandung, pada 23 Juni 2023 ternyata seorang residivis. Dia pernah dipenjara 1,5 tahun karena kasus kekerasan sebelum berkenalan dengan korban.
