Kakek Khaerudin: Niat Saya Bekerja Untuk Ibadah

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
11
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Kakek Khaerudin berjuang menarik gerobak roti. (Foto: Kevin Kurnianto/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kakek Khaerudin berjuang menarik gerobak roti. (Foto: Kevin Kurnianto/kumparan)

Khaerudin, 93 tahun tetap semangat bekerja dari subuh hingga tengah malam untuk menjual roti. 4 orang anak dan 12 cucu menggantungkan hidup pada Kakek Khaerudin.

Setiap hari, Khaerudin berjalan menyusuri jalan menarik gerobak untuk menjajakan roti. Satu harapan terbesar dalam usianya saat ini, Kakek Khaerudin ingin pergi umroh.

Kakek Khaerudin menunjukkan kartu identitasnya. (Foto: Kevin Kurnianto/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kakek Khaerudin menunjukkan kartu identitasnya. (Foto: Kevin Kurnianto/kumparan)

Umur saya 93 tahun, sudah sejak Belanda pertama. Alhamdulillah diberi umur panjang

Kakek Khaerudin tengan menarik gerobak rotinya. (Foto: Kevin Kurnianto/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kakek Khaerudin tengan menarik gerobak rotinya. (Foto: Kevin Kurnianto/kumparan)

Saya berangkat dari pagi, tapi kan kalau sudah jam 1 siang istirahat. Saya istirahat sampai ashar di masjid atau musala, tidur sampe jam 4 sore

Kakek Khaerudin tidur di samping gerobaknya. (Foto: Kevin Kurnianto/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kakek Khaerudin tidur di samping gerobaknya. (Foto: Kevin Kurnianto/kumparan)

Anak saya 10, tapi yang masih hidup 4. 1 laki-laki, 3 perempuan. Roti ini untuk hidup anak dan cucu saya

Kakek Khaerudin bersama gerobak rotinya. (Foto: Kevin Kurnianto/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kakek Khaerudin bersama gerobak rotinya. (Foto: Kevin Kurnianto/kumparan)

Berjualan ini sebenarnya saya nawaitunya menjalani ibadah. Saya yang membantu anak-anak saya memenuhi keuangan mereka, kalau lihat anak-anak saya dengan keadaan seperti itu ya orang tua nggak tega ya pasti harus membantu

Kakek Khaerudin menarik gerobak rotinya. (Foto: Kevin Kurnianto/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kakek Khaerudin menarik gerobak rotinya. (Foto: Kevin Kurnianto/kumparan)

Doain saja saya ridho dan ikhlas yang penting jangan macem-macem. Anak yang perempuan saban 2 minggu suka datang ke saya minta duit dari Cibinong

Kakek Khaerudin bersama Munawaroh, anaknya. (Foto: Kevin Kurnianto/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kakek Khaerudin bersama Munawaroh, anaknya. (Foto: Kevin Kurnianto/kumparan)

Alhamdulillah sampai saat ini bisa dapat Rp 50-100 ribu setiap hari. Yang penting bisa setoran dan kirim ke anak, Rp 2 juta tiap bulan

Kakek Khaerudin sedang salat. (Foto: Kevin Kurnianto/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kakek Khaerudin sedang salat. (Foto: Kevin Kurnianto/kumparan)

Saya ingin sekali umroh, tapi gimana, uang masih belum ada rejeki, sekarang kan masih ngasih ke anak. Tapi saya ikhlas

Kakek Khaerudin menangis di tengah salatnya. (Foto: Kevin Kurnianto/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kakek Khaerudin menangis di tengah salatnya. (Foto: Kevin Kurnianto/kumparan)