Kumplus- Lipsus- Permendikbud Kekerasan Seksual

Kanan-Kiri Mas Menteri (3)

15 November 2021 10:09
·
waktu baca 8 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
"Kalau enggak berani ngedebat saya, buat apa?"
Kata-kata itu selalu dilontarkan Mendikbud Ristek Nadiem Makarim pada seluruh pejabat struktural di kementeriannya.
Dalam banyak rapat yang ia pimpin di kementeriannya, Nadiem selalu ingin pejabat eselon I hingga yang terbawah berani mengkritik. Dengan logika ini pulalah, Nadiem memilih lima staf khusus yang relatif muda dan nonstruktural. Mereka diharapkan dapat memberi masukan yang out of the box terhadap program dan konsep yang dikembangkan di Kemendikbud Ristek.
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparanplus
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparanplus
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
Kendala berlangganan hubungi [email protected] atau whatsapp +6281295655814
Konten Premium kumparanplus
Kebijakan terbaru Mendikbud Nadiem Makarim menuai kontroversi. Bagaimana sesungguhnya perjalanan Permendikbud 30? Siapa orang-orang di balik penyusunannya? Dan bagaimana masyarakat menanggapinya seiring keriuhan yang muncul? Klik di bawah.
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten