Kandang di Kediri Terbakar karena Korsleting Listrik, 5.500 Ekor Ayam Hangus

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kandang ayam di Desa Rembang, Ngadiluwih, Kediri, terbakar. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kandang ayam di Desa Rembang, Ngadiluwih, Kediri, terbakar. Foto: Dok. Istimewa

Sebanyak 5.500 ekor ayam hangus akibat kebakaran di dua kandang yang berlokasi di Desa Rembang, Ngadiluwih, Kediri, Jatim. Kebakaran itu terjadi karena korsleting listrik, Senin (16/8).

Kedua pemilik kandang, Suwito dan Fanani, mengaku rugi Rp 530 juta akibat peristiwa itu.

Kapolsek Ngadiluwih, AKP Iwan Setyo Budi, mengatakan kebakaran itu awalnya diketahui oleh warga bernama Masrurin. Ia merupakan tetangga pemilik kandang.

Masrurin melihat melihat kepulan asap saat membersihkan pekarangan di belakang rumahnya. Ia langsung menuju sumber asap itu yang berada di area persawahan.

“Saksi yang mengetahui langsung memberi tahu pemilik kandang,” ujar Iwan, Senin (16/8).

Kandang ayam di Desa Rembang, Ngadiluwih, Kediri, terbakar. Foto: Dok. Istimewa

Ia menambahkan kandang itu terbuat dari bambu dengan atap rumbia. Kandang berukuran 7 x 90 meter dan 7 x 54 meter itu berisi 5.500 ekor ayam.

“Ada tiga mobil pemadam baru bisa padam apinya,” imbuhnya.

Kebakaran terjadi secara cepat karena hembusan angin yang kencang. Berdasarkan penyelidikan lapangan dan pemeriksaan saksi, kebakaran terjadi diduga karena korsleting listrik.

“Dari lidik api muncul diduga dari mesin kipas yang korslet,” pungkasnya.

embed from external kumparan