Kantor Tabloid Modus Aceh Kembali Diserang, Fasilitas Dirusak

Kantor Tabloid Modus Aceh dan Majalah Inspirator di Jalan Teuku Iskandar, Beurawe, Kota Banda Aceh, kembali diserang pada Selasa (11/9) malam sekitar pukul 23.50 WIB. Kantor itu sebelumnya pernah diteror bom molotov ada 30 Juni lalu.
Akibat penyerangan tersebut, kaca depan kantor pecah dan sejumlah alat kerja seperti komputer dan CPU berserakan. Selain itu, pelaku juga merusak sound system, AC dan fasilitas lainnya.
Menurut salah seorang saksi mata bernama Riskan, pelaku penyerangan mengenakan seragam salah satu organisasi kepemudaan. Satu pelaku merusak kantor, sedangkan rekannya menunggu dari atas sepeda motor.
Selang 15 menit setelah pelaku menyerang kantor Tabloid Modus Aceh, tepatnya saat warga mulai berdatangan, pelaku yang menunggu di motor langsung melarikan diri.
“Temannya yang satu lagi melarikan diri. Lalu pelaku yang tinggal langsung menyerahkan diri dan diamankan warga sekitar dan dibawa ke kantor polisi,” ungkap Riskan di dekat lokasi kejadian, Rabu (12/9).

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Modus Aceh Muhammad Saleh menduga pelaku menyerang kantornya karena pemberitaan yang dibuat oleh pihaknya. Pasalnya, aksi kriminal ini bukanlah yang pertama kali terjadi.
“Kejadian seperti ini sudah dua kali terjadi. Sebelumnya pernah di tahun 2017 lalu. Terjadi hal yang sama bahkan pelakunya juga sama,” kata Saleh.
Menurut Saleh, salah satu pelaku yang dikenalnya bernama Adi Semir, yang saat ini ditahan di Mapolresta Banda Aceh. Adi juga bukan orang gila, dan menduga pelaku melakukan aksinya karena disuruh oknum yang tidak suka dengan Modus Aceh.
“Pastinya ada unsur dengan pemberitaan dan pelaku adalah disuruh oleh seseorang. Karena saya kenal dengannya, bahkan sering menyuruhnya beli kopi dulu,” ujar Saleh.
Ditemui pada kesempatan yang berbeda, Kapolresta Banda Aceh Kombes Trisno Riyanto mengatakan, pelaku sudah diamankan dan dilakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan sementara menyebut modus pelaku melakukan penyerangan karena ketidaksukaan pemberitaan oleh Modus Aceh.

“Namun kita tetap masih mendalami motif itu agar bisa terungkap. Tadi malam ia kita amankan lantaran merusak kaca kantor redaksi Modus Aceh termasuk fasilitas menggunakan tongkat dan sangkur,” ucap Trisno di Mapolresta Banda Aceh.
Terkait pelaku menggunakan baju seragam salah satu organisasi kepemudaan (OKP), pihaknya akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Apakah ini ada keterlibatan OKP kita belum bisa bicara kita masih lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tutupnya.
