Kapal Perusak Korut Alami Kecelakaan saat Peluncuran, Kim Jong-un Marah Besar

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Foto: KCNA/via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Foto: KCNA/via REUTERS

Kecelakaan besar terjadi saat upacara peluncuran kapal perusak di Korea Utara pada Rabu (21/5) waktu setempat. Pemimpin tertinggi Kim Jong-un naik pitam atas kecelakaan itu.

Saking kesalnya, Kim menyebut kecelakaan itu sebagai tindak pidana. Adapun laporan perihal kecelakaan tersebut baru disebarluaskan oleh kantor berita Korut pada Kamis (22/5).

Keterangan pejabat Korut pada kantor berita KCNA, peluncuran kapal penghancur dilakukan di kota pelabuhan Chongjin di sebelah timur. Kim hadir dalam dalam peluncuran kapal seberat 5.000 ton itu didampingi anak perempuannya, Ju Ae.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un memandu latihan penembakan artileri oleh Tentara Rakyat Korea di Korea Utara. Foto: KCNA/via REUTERS

Kim bersama sang anak melihat secara langsung seluruh kecelakaan. Kata pejabat itu, beberapa bagian dasar kapal perang hancur. Akibatnya keseimbangan kapal itu hancur seluruhnya.

“Seluruh insiden disaksikan Kim Jong-un dan dia menyatakan sebagai tindak pidana yang disebabkan kecerobohan total,” lapor KCNA seperti dikutip dari AFP.

Kim kemudian memperingatkan bahwa hal seperti itu tak bisa ditoleransi.

“Kesalahan tidak bertanggung jawab dari pejabat yang bertanggung jawab akan ditangani pada rapat pleno Komite Sentral Partai yang akan diselenggarakan bulan depan,” lapor KCNA.

Kapal perusak yang mengalami kecelakaan itu diumumkan oleh Korut pada April lalu. Korut memberi nama kapal tersebut Choe Hyon.

Korut mengeklaim kapal itu dilengkapi senjata yang sangat kuat. Kemudian Korut menargetkan kapal perusak itu mulai bertugas pada awal tahun depan.

Menurut laporan sejumlah pakar senjata dan pertahanan, kapal Choe Hyon dilengkapi rudal nuklir taktis jarak pendek.