Kapolri Minta Brimob dan Densus Tangani Teroris yang Bawa Isu Konflik Palestina
·waktu baca 2 menit

Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta jajaran Korps Brimob Polri berkolaborasi dengan Densus 88 Antiteror untuk memberantas aksi terorisme.
"Lakukan preventif strike dengan berkolaborasi bersama Densus 88 Antiteror guna mengantisipasi pelaku teror yang melancarkan aksinya," kata Sigit dalam HUT ke-78 Korps Brimob Polri di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (16/11).
Sigit juga menekankan jajaran Brimob dan Densus untuk mewaspadai adanya kelompok teror yang memanfaatkan konflik yang terjadi antara Hamas dan Israel.
"Perlu diwaspadai adanya kelompok teror yang menggunakan isu konflik Palestina (Hamas)-Israel sebagai propaganda guna melakukan aksi teror secara terorganisir maupun lone wolf," tuturnya.
Kapolri sebelumnya mengatakan, dampak perang Israel-Hamas perlu diantisipasi karena konflik itu dapat memotivasi para teroris yang 'tertidur' untuk melakukan aksi teror.
Untuk itu, Sigit meminta seluruh jajaran Korps Bhayangkara agar selalu waspada. Apa lagi, saat ini sudah masuk ke tahap Pemilu 2024. Antisipasi dapat dilakukan dengan mitigasi dan pengawasan ketat pada lokasi-lokasi tempat para teroris ini berkumpul.
"Mau tidak mau kita tentunya harus waspada. Tentunya kita siapkan di semua wilayah kantong-kantong yang memang kita tengarai bahwa di situ banyak sel-sel tidur untuk betul kita awasi secara ketat," kata Sigit di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta Selatan, Rabu (1/11).
"Apabila ada tanda-tanda yang berdampak akan mengganggu apakah itu tahapan apakah itu proses pembangunan atau hal-hal lain ya kita segera mengambil langkah," tambahnya.
