Karyoto Ingatkan Anggota: Jangan Memihak, Duduk di Warkop Jangan Mengarahkan

13 Februari 2024 10:47 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto memeriksa pasukan saat apel pergeseran petugas pengamanan TPS di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Selasa (13/2/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto memeriksa pasukan saat apel pergeseran petugas pengamanan TPS di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Selasa (13/2/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
ADVERTISEMENT
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto, kembali mengingatkan anggotanya untuk menjaga netralitas Polri selama pelaksanaan Pemilu 2024. Jangan berpihak ke salah satu paslon atau parpol tertentu.
ADVERTISEMENT
Hal ini disampaikan Karyoto saat apel pelepasan pasukan pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di silang Monas, Selasa (13/2).
"Pesan saya untuk menjaga netralitas kita dengan menjauhi tindakan yang dapat mendiskreditkan kita, berpihak ke salah satu paslon, atau partai politik. Hindari juga tempat-tempat yang sekiranya adalah bagian dari unsur tim pemenangan salah satu paslon," ujar Karyoto saat menyampaikan amanatnya.
Dia menegaskan kepada anggotanya untuk memperhatikan, hingga ke tempat mereka sekadar minum kopi. Jenderal bintang 2 itu meminta agar anggotanya tidak memberikan kesan mendukung atau menjatuhkan paslon mana pun.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto memeriksa pasukan saat apel pergeseran petugas pengamanan TPS di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Selasa (13/2/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
"Cermati tempat di mana anggota akan tinggal menginap. Atau sekadar duduk minum kopi, dan jangan berbicara yang mengarahkan dukungan atau menjatuhkan elektabilitas salah satu paslon atau partai politik," tuturnya.
ADVERTISEMENT
Dirinya berharap pelaksanaan pemilu di wilayah hukum Polda Metro Jaya bisa berjalan dengan lancar dan damai.
"Semoga pemungutan dan perhitungan suara di wilayah hukum Polda Metro Jaya, senantiasa dalam keadaan aman dan damai," tutupnya.
Karyoto juga meminta anggotanya yang bertugas untuk tidak menganggap enteng tugas pengamanan ini.
Kapolda lepas 7.706 pasukan gabungan untuk pengamanan TPS pada pencoblosan di Rabu 14 Februari 2024, Selasa (13/2). Foto: Thomas Bosco/kumparan
Kapolda lepas 7.706 pasukan gabungan untuk pengamanan TPS pada pencoblosan di Rabu 14 Februari 2024, Selasa (13/2). Foto: Thomas Bosco/kumparan
"Jangan menganggap remeh, jangan menganggap sebagai hal yang rutin serta terlena dengan situasi yang terlihat landai," tuturnya.
Sebab menurutnya jika Pemilu gagal, Polri juga dianggap gagal memberikan pengawalan yang baik.
"Saya mengingatkan untuk benar-benar serius menjalankan tugasnya di TPS. Karena kalau pemilu tidak sukses, itu adalah salah satu, kita semua sebagai stakeholder dalam mengawal pesta demokrasi tahun 2024," tuturnya.