Karyoto: Jangan Pandang Bulu Tangkap Pelat Palsu, Mobil Dinas atau Pribadi
·waktu baca 2 menit

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Jaya 2025 di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (14/7).
Operasi Patuh Jaya 2025 akan berlangsung selama 14 hari mulai dari tanggal 14-27 Juli.
Dalam amanatnya, Karyoto menekankan pentingnya disiplin dan profesionalisme personel, serta mengingatkan untuk tidak melakukan tindakan transaksional dalam penegakan hukum di jalan raya.
“Laksanakan penindakan dengan cara yang simpatik dan humanis serta hindari tindakan kontraproduktif, tidak ada negosiasi, tidak ada transaksional, dan jangan sakiti hati masyarakat,” ujar Karyoto saat memberi amanat kepada personel gabungan yang akan diterjunkan selama 14 hari ke depan.
Kapolda juga menekankan pentingnya penindakan tegas terhadap kendaraan yang menggunakan pelat nomor palsu. Ia meminta jajarannya untuk tidak pandang bulu.
“Tangkap dan proses hukum setiap pelaku penggunaan pelat palsu baik yang menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan dinas. Jangan ragu, jangan pandang bulu terhadap siapa pun yang melanggar,” kata Karyoto.
Kapolda menjelaskan bahwa Operasi Patuh Jaya merupakan operasi mandiri kewilayahan yang digelar rutin setiap tahun, dan melibatkan kolaborasi antara Polri, TNI, serta pemerintah daerah.
“Intinya adalah bagaimana aparat, baik pemerintah daerah maupun kepolisian ingin menciptakan situasi berkendaraan itu lebih patuh. Lebih taat,” ujarnya.
Operasi ini, lanjut Karyoto, akan dilakukan secara random sampling di ruas-ruas jalan tertentu. Ia juga menegaskan bahwa sistem tilang elektronik tetap akan digunakan untuk mendeteksi pelanggaran tanpa kontak fisik langsung antara petugas dan pengendara.
“Kita melakukan pencatatan pelanggaran secara elektronik. Capture pakai HP kemudian dimasukkan dalam sistem ETLE dan akan dilakukan penindakan. Mudah-mudahan nomornya tidak palsu,” ucapnya.
