Kasus Corona Aktif di Jabar Capai 10.062, Tertinggi di Indonesia

Kasus aktif corona di Provinsi Jawa Barat per Kamis (5/11) mencapai 10.062 orang. Penghitungan kasus aktif corona itu berdasarkan dari data jumlah kasus kumulatif dikurangi jumlah kasus sembuh dan dikurangi lagi dengan jumlah kasus meninggal.
Berdasarkan data yang dipublikasikan Satgas Penanganan COVID-19 BNPB per Kamis (5/11), jumlah penambahan kasus corona harian mencapai 627. Secara akumulatif, total kasus mencapai 38.551.
Adapun jumlah kasus sembuh pe hari ini mencapai 380 orang dengan jumlah kumulatif mencapai 27.728 orang. Untuk jumlah kasus meninggal per hari ini ada 9 orang dengan jumlah kumulatif 761 orang.
Jika dihitung dari jumlah kasus akumulatif hari ini (38.551) dikurangi dengan jumlah kasus sembuh (27.728) dikurangi lagi jumlah kasus kumulatif meninggal (761), maka hasilnya adalah 10.062. Nah 10.062 inilah jumlah kasus aktif corona yang kini masih dirawat dan jalani isolasi mandiri.
Jumlah ini tentunya lebih besar ketimbang DKI Jakarta. DKI Jakarta jika menggunakan penghitungan sama, kasus aktif corona per hari ini hanya mencapai 8.368 kasus.
Begitu juga di Jawa Timur, kasus aktif coronanya hanya 2.166 kasus. Serta di Jawa Tengah yang kasus aktif coronanya hanya 4.249 kasus.
Lalu ada beberapa provinsi lain yang kasus kumulatifnya di atas 10 ribu. Seperti Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Bali, Kalimantan Timur, Sumatera Utara, dan Riau
Namun jika dihitung kasus aktif, jumlah di 8 wilayah itu di bawah 10.062 orang.
Ini berarti kasus corona di Jabar menjadi yang tertinggi di Indonesia.
Data selengkapnya bisa dicek di bawah ini:
