Kasus Melonjak, 11 Wilayah di Jabar Kini Berstatus Zona Merah Corona

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga yang menggunakan masker melintasi mural yang berisi pesan waspada penyebaran virus Corona di kawasan Tebet, Jakarta. Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Warga yang menggunakan masker melintasi mural yang berisi pesan waspada penyebaran virus Corona di kawasan Tebet, Jakarta. Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/REUTERS

Wilayah dengan zona risiko tinggi atau berstatus zona merah di Jabar meningkat dari yang semula dua wilayah yakni Kota Bandung dan Kabupaten Bandung, menjadi 11 wilayah.

Jabar memiliki 27 wilayah yang terdiri dari 19 kabupaten dan 6 kota. Sementara itu, dipastikan tak ada wilayah di Jabar yang masuk ke dalam zona risiko rendah.

Berdasarkan data yang dirilis Sub Divisi Data dan Kajian Epidemiologi, Divisi Penanganan Kesehatan Satuan Tugas Satgas COVID-19 Jabar, 11 wilayah di Jabar yang kini berstatus zona merah yakni Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Garut, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bandung Barat, Kota Depok, dan Kota Cimahi.

kumparan post embed

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Jabar Daud Achmad membenarkan adanya 11 wilayah yang masuk zona merah. Adapun total kasus terkonfirmasi positif corona di Jabar hingga kini berjumlah 46.961 kasus.

"Iya (benar)" kata dia ketika dikonfirmasi, Selasa (29/6).

Sebelumnya diberitakan, wilayah Bandung Raya sudah ditetapkan berstatus siaga satu sebaran corona di Jabar. Akibatnya, aktivitas publik di Bandung Raya dibatasi untuk sementara waktu. Diyakini, lonjakan kasus dan tingginya keterisian tempat tidur di rumah sakit di Bandung Raya diakibatkan libur mudik lebaran.