Kasus Penemuan Lansia Tewas di Ruko Bekasi: Ada Luka di Kepala, Motor Hilang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penampakan toko grosir sembako milik korban dugaan pembunuhan 'Koh' Alex yang terletak di pertigaan Bojong, Pondok Gede, Kota Bekasi, Sabtu (31/5).  Foto: Thomas Bosco/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Penampakan toko grosir sembako milik korban dugaan pembunuhan 'Koh' Alex yang terletak di pertigaan Bojong, Pondok Gede, Kota Bekasi, Sabtu (31/5). Foto: Thomas Bosco/kumparan

Seorang lansia berinisial ALS atau kerap disapa Koh Alex ditemukan tewas di dalam ruko miliknya di Jalan Raya Jatimakmur, Pondok Gede, Kota Bekasi, Sabtu (31/5). Ternyata, Koh Alex mengalami luka di bagian kepala.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam mengatakan Koh Alex merupakan seorang wiraswasta, warga Jatimakmur, Bekasi.

Diduga, Koh Alex merupakan korban pencurian disertai dengan kekerasan. Sebab, satu unit motor Honda Vario berkelir hitam silver yang berada di lokasi tersebut hilang.

"Pencurian dengan kekerasan yang dimaksud dalam Pasal 365 KUHP," kata Ade Ary, Minggu (1/6).

Penemuan Jenazah, Ada Bercak Darah

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, di Polda Metro Jaya. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Penemuan jasad Koh Alex bermula ketika seorang saksi yang tak disebutkan identitasnya datang ke toko sembako milik korban sekitar pukul 13.45 WIB pada Sabtu (31/5).

Saat itu, toko masih tertutup dan korban tidak bisa dihubungi. Saksi kemudian membuka pagar toko yang tidak terkunci dan meminta bantuan warga untuk membuka rolling door.

“Setelah rolling door berhasil dibuka, saksi melihat kondisi dalam ruko sudah berantakan dan ada bercak darah di lantai. Kemudian saksi menemukan korban di kamar mandi dalam keadaan tertimpa kardus Aqua besar,” ujar Ade Ary.

Setelah melihat kondisi tersebut, saksi langsung melapor ke Polsek Pondok Gede.

Barang bukti yang ditemukan di lokasi antara lain empat kardus bekas lem korea, dua kardus bekas sampo, dan satu kaleng bekas Khong Guan.

Pelaku Masih Diburu

Terkait kasus ini, penyelidikan masih dilakukan. Pelaku perampokan dengan kekerasan tersebut masih diburu.

"Masih dalam lidik," kata Ade Ary.