Kata Cak Imin soal Kiai Marzuqi Dicopot dari Ketua PWNU Jatim: Ada Unsur Politik

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin saat kampanye di Jawa Tengah, Sabtu (23/12/2023). Foto: Haya Syahira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin saat kampanye di Jawa Tengah, Sabtu (23/12/2023). Foto: Haya Syahira/kumparan

Cawapres 01 Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengaku heran dengan pencopotan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, Kiai Marzuqi Mustamar.

Saat ditanya apakah ada unsur politik yang mendasari pencopotan ini, Cak Imin tidak menampik.

“Iya, tentu saja ada (unsur politik) tapi masyarakat nahdliyin akan menilai siapa yang emas, siapa yang loyang, karena ada itu ya kita tenang aja,” kata Cak Imin usai menghadiri Haul ke-12 KH Ahmad Sufyan Miftahul Arifin, di Ponpes Mamba’ul Hikam, Situbondo, Kamis (28/12) malam.

Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuqi Mustamar (tengah) saat memaparkan makna Harlah ke-96 bagi Nahdlatul Ulama. Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan

Pencopotan Marzuqi dari jabatannya sebagai Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur tertuang dalam Surat Keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama nomor 274/PB.01/A.II.01.44/99/12/2023 tentang pemberhentian. Surat diteken pada 12 Desember 2023.

Istri dari KH Marzuqi Mustamar, Nyai Saidah, adalah anggota Dewan Penasihat Timnas AMIN.

kumparan post embed

Sebelumnya, PBNU menyangkal alasan pencopotan Kiai Marzuqi karena keterlibatan ia dan keluarganya sebagai pendukung paslon Pilpres 2024.

Cak Imin mengaku heran dengan pencopotan Marzuqi. Sebab menurutnya dalam struktural NU tidak ada yang namanya pencopotan dari jabatan.

“Kalau kemudian KH Marquki (dipecat) yang rugi bukan Kiai Marzuki, yang rugi PBNU sendiri. Orang sehebat Kiai Marzuqi bisa dihentikan,” kata Cak Imin.

“Tidak ada di NU kultur pemberhentian, jadi yang rugi justru PBNU menurut saya,” tutur cucu Kiai Haji Bisri Syansuri, salah satu pendiri NU ini.

Surat pemberhentian Kiai Marzuki Mustamar. Foto: Twitter/@zainul_munas
Surat pemberhentian Kiai Marzuki Mustamar. Foto: Twitter/@zainul_munas