KDM Pastikan Lindungi Keluarga Gadis Sukabumi yang Disekap di China
·waktu baca 1 menit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan tidak ada intimidasi terhadap Emalia (55 tahun) ibu dari RR (23), yang kini disekap di China.
"Nggak, kan sudah berbicara sekarang. Nggak akan ada intimidasi-intimidasian, kita lindungi," kata Dedi Mulyadi di Gedung Sate, Jawa Barat, Jumat (19/9).
Dedi telah menghubungi Perlindungan Pekerja Migran Indonesia untuk menindaklanjuti kasus ini.
"Yang kedua, saya sudah telepon Menteri, tadi Menteri yang baru kan, sahabat saya kebetulan, Pak Mukhtaruddin, untuk segera menindaklanjuti," imbuhnya.
Kisah Tragis RR
Tragisnya perjalanan hidup RR diungkap oleh pengacara RR, Rangga Suria Danuningrat, Rabu (17/9).
RR disekap, dipaksa menjadi budak seks setiap hari hingga ia ingin mengakhiri hidupnya.
"Pengakuan RR, setiap hari dijadikan objek seksual, dieksploitasi terus-terusan, disiksa, disekap. Dia minta pulang, kalau enggak kuat mah pengin bunuh diri," kata Rangga.
RR ke China atas penipuan sindikat perdagangan orang di Cianjur, Bogor, Jakarta. Para pelaku sindikat itu, yakni pria berinisial JA, Y, A, dan L alias KG, telah dilaporkan ke polisi.
Polisi menerima laporan tersebut dengan nomor: STTLP/B/451/IX/2025/SPKT/POLRES SUKABUMI KOTA/POLDA JAWA BARAT.
