Kelakar Cak Imin: Kalau Semua Makan Mi Instan, Nanti Lahir Pemimpin Instan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Capres-cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar hadir di acara Diskusi & Diseminasi Mahasiswa Jatim mendebat Capres & Cawapres di DBL Arena, Surabaya pada Rabu (22/11/2023). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Capres-cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar hadir di acara Diskusi & Diseminasi Mahasiswa Jatim mendebat Capres & Cawapres di DBL Arena, Surabaya pada Rabu (22/11/2023). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan

Cawapres Koalisi Perubahan Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin membeberkan salah satu program perubahan yang mereka usung. Ia tidak ingin ada rakyat yang masih makan mi instan.

“Perubahan nasib rakyat, perubahan dari yang di akhir bulan makan mi instan jadi setiap bulan penuh makan sehat,” kata Imin di Gedung KPU RI, Jakarta Pusat, Senin (27/11).

Wakil Ketua DPR ini lantas berkelakar ada sosok pemimpin instan di pemerintahan Indonesia.

“Kalau satu bulan gaji biasa di akhir bulan rata-rata makannya mi instan, perubahan artinya tidak lagi makan mi instan satu bulan penuh makanan bergizi,” kata Imin.

Karena kalau semua masyarakat kita makan mi instan, nanti akan lahir pemimpin-pemimpin instan.

--Cawapres 01 Muhaimin Iskandar

Cawapres Nomor Urut 1 Abdul Muhaimin Iskandar menghadiri acara Rakornas Sentra Penegakkan Hukum Terpadu di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Senin (27/11/2023). Foto: Zamachsyari/kumparan

Namun Imin tidak menyebut kepada siapa sentilan itu ia utarakan, ia langsung masuk ke dalam kompleks gedung KPU.

Memenuhi gizi seimbang masyarakat Indonesia masuk dalam visi misi AMIN. Menurut pasangan AMIN, saat ini 7 dari 10 orang Indonesia atau sekitar 187 juta warga tidak mampu membeli makanan dengan gizi seimbang karena masalah kemiskinan.