Kelaparan, Keluarga di India Sahur dan Buka Puasa Hanya Minum Air Putih

Pandemi virus corona yang melanda India tak hanya menyerang kesehatan. Seiring terhentinya aktivitas perekonomian imbas lockdown, banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan hingga akhirnya kelaparan.
Kondisi tersebut dialami Ali Ahmed bersama ketiga anaknya yang tinggal menggelandang di dekat Taman Victoria, Gujarat. Sudah empat hari terakhir mereka hanya sahur dan berbuka puasa dengan air putih.
Ali sebelumnya bekerja sebagai buruh serabutan, tetapi kini dia menganggur akibat lockdown yang diberlakukan pemerintah sejak Maret lalu. Biasanya, Ali beserta anak-anaknya mendapatkan bantuan makanan dari donatur.
“Sampai minggu lalu, orang-orang mendatangi kami memberikan makanan. Kami memang tidak punya uang, tapi setidaknya bisa makan. Tapi, beberapa hari belakangan ini, mereka sudah tidak datang lagi,” ujar Ali seperti dikutip India Times, Senin (11/5).
Ali bukanlah pengungsi. Dia warga lokal yang tinggal di Ahmedabad. Rasa lapar yang dirasakannya juga dirasakan ratusan warga Ahmedabad yang kini tinggal luntang lantung.
Pada Minggu (10/5), Ali beserta sekitar 200 orang berkumpul di tepi jalan dekat Taman Victoria. Mereka berharap bisa mencuri perhatian sehingga ada orang yang tahu bahwa mereka kini sedang kelaparan.
“Kami dulu tinggal di Vatva, tapi karena kebijakan lockdown, saya tidak bisa bekerja dan bayar uang sewa rumah. Jadi, saya bersama ketiga anak saya tinggal di pinggir jalan sekarang,” kata Ali yang ditinggal wafat oleh istrinya beberapa waktu lalu.
Pemerintah India telah melonggarkan aturan lockdown sejak pekan lalu. Sejumlah toko dan transportasi umum mulai kembali beroperasi. Sementara, penerapan aturan lockdown baru resmi berakhir pada 17 Mei mendatang.
Hingga kini, India mencatatkan lebih dari 67 ribu kasus positif corona dengan 2.212 orang meninggal dunia.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
***
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
